Sudah Berkecamuk 6 Minggu, Perang Karabakh Tewaskan 1000 Orang

0
120

Yerevan, LiputanIslam.com –  Pertempuran sengit antara Azerbaijan dan Armenia yang sudah berjalan enam minggu masih terus berkecamuk, dan dilaporkan bahwa sejauh ini telah merenggut nyawa lebih dari seribu orang.

Dalam perkembangan terbaru, pusat media pemerintah Armenia menuding Azerbaijan telah membombardir kawasan sipil kota Stepanakert, ibu kota wilayah Nagorno-Karabakh, hingga menyebabkan tiga orang terbunuh dan beberapa rumah terlalap api. Tudingan ini dibantah oleh pihak Azerbaijan.

Pusat itu mengklaim bahwa Azerbaijan telah meroket kawasan itu dan bahwa tim evakuasi masih berada di sana di tengah kemungkinan bertambahnya jumlah korban yang tertimbun reruntuhan bangunan rumah dan fasilitas infrastruktur.

Disebutkan pula bahwa Susha, kota terbesar kedua yang berjarak 15 kilometer dari Stepanakert, juga terkena serangan yang dilancarkan pada malam hari hingga menyebabkan beberapa rumah terbakar.

Di pihak lain, Kemhan Azerbaijan membantah laporan itu dengan menyebutnya “informasi menyesatkan”.

Reuters melaporkan bahwa pertempuran berkecamuk antara kedua belah pihak untuk menguasai daerah-daerah pemukiman utama, dan pertempuran meluas dengan eskalasi serangan pasukan Azerbaijan ke dua kota terbesarnya.

Menurut Reuters, sejauh ini sedikitnya seribu orang tewas akibat pertempuran yang sudah berkecamuk selama hampir 6 minggu.

Wilayah Nagorno-Karabakh merupakan bagian dari Azerbaijan, sebagaimana diakui oleh masyarakat  internasional, namun dihuni dan dikuasai oleh orang-orang yang beretnis Armenia. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Rusia Nyatakan Ada 2000 Militan Timteng di Karabakh

[Video]: Konflik Karabakh, Iran Kerahkan Pasukan Bersenjata Berat ke Perbatasan

 

DISKUSI: