Soal Ledakan di Fasilitas Nuklir Iran, Israel Mengaku Lebih Baik Bungkam

0
65

Benny Gantz, pimpinan aliansi Yisrael Beitainu bersama dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Quds, LiputanIslam.com – Rezim Zionis Israel mengaku lebih baik bungkam terkait dengan insiden ledakan yang terjadi pada Kamis pekan lalu di komplek nuklir Natanz milik Iran.

Saat diminta berkomentar mengenai insiden itu, Ahad (6/7/2020), Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi menyatakan negaranya memiliki kebijakan jangka panjang terkait dengan apa yang disebutnya “banyak pemerintahan tidak membiarkan Iran memiliki kemampuan nuklir”.

“Rezim (Iran) dengan kemampuan-kemampuan ini adalah ancaman eksistensial bagi Israel, dan Israel tidak dapat membiarkannya membangun dirinya di perbatasan utara kami,” sumbarnya, seperti dikutip The Jerussalem Post.

Dia lantas menyatakan bahwa karena itu Israel “mengambil tindakan yang lebih baik dibiarkan tidak terungkap”.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz juga cenderung menolak berkomentar tentang insiden di fasilitas nuklir Iran tersebut.

“Tidak setiap insiden yang terjadi di Iran pasti ada hubungannya dengan kami, semua sistem itu rumit. Mereka memiliki kendala keamanan yang sangat tinggi, dan saya tidak yakin mereka selalu tahu bagaimana cara mempertahankannya,” ujarnya kepada Army Radio, Ahad.

“Semua orang bisa saja curiga kepada kami sepanjang waktu, tapi tidak setiap insiden yang terjadi di Iran pasti ada hubungannya dengan kami,” imbuhnya.

Gantz kemudian juga memastikan Israel bertekad dengan segala cara untuk mencegah Iran menjelma menjadi kekuatan nuklir.

“Kami terus bertindak di semua lini untuk mengurangi kemungkinan bahwa Iran akan menjadi kekuatan nuklir, dan kami akan terus melakukan bagian ini untuk melindungi keamanan kami,” tegasnya.

Dia melanjutkan “Nuklir Iran adalah ancaman bagi dunia dan kawasan, juga ancaman bagi Israel, dan kami akan melakukan segalanya untuk mencegah hal itu terjadi. Dan kami akan melakukan segala yang mungkin untuk mencegah Iran menyebarkan terorisme dan senjata, tapi saya tidak mengacu pada setiap peristiwa.”

Baca: Jenderal Iran Tanggapi Isu Serangan Cyber terhadap Fasilitas Nuklir Iran

Sebelumnya, berbagai media Israel mengangkat dugaan adanya serangan cyber dari Israel terkait dengan insiden di fasilitas nuklir Natanz.

Media Iran yang dekat dengan pasukan elit negara ini lantas menanggapinya dengan menyatakan bahwa menangkat nama Israel dalam kasus ini tak ubahnya dengan menempatkan negara Zionis ilegal itu pada resiko untuk mengalami hal yang sama.

Baca: Iran Ancam Serang Fasilitas Nuklir Israel

Kepala Organisasi Pertahanan Sipil Iran Gholamreza Jalali Kamis lalu mengatakan ” Jika terbukti bahwa negara kami telah menjadi sasaran serangan cyber, kami akan merespons.” (mm/jp)

DISKUSI: