Sinwar Janjikan Pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Shalat di Sana

0
234

Gaza, LiputanIslam.com –  Pemimpin Hamas di Gaza,Yahya Sinwar, memastikan bangsa Palestina sudah semakin dekat dengan pembebasan kota Quds (Yerussalem) dari pendudukan Rezim Zionis Israel berkat perjuangan kubu resistensi Palestina.

Hal itu dinyatakan Sinwar dalam sebuah muktamar yang diselenggarakan oleh kelompok-kelompok adat Palestina di Jalur Gaza, Ahad (20/6), dalam rangka mendukung resistensi dan membela Quds, sebagaimana disebutkan di website Hamas.

“Perang Pedang Quds telah menciptakan sebuah perubahan strategis dalam konflik melawan rezim pendudukan,” ungkap Sinwar, mengacu pada keberhasilan kubu resistensi Palestina memaksakan terhadap Israel perimbangan bom dibalas bom.

“Kita sudah semakin dekat dengan Quds, kepulangan (pengungsi) dan pembebasan berkat resistensi… Bangsa kita dengan semua elemennya telah mencetak kemenangan manakala mereka membina anak-anaknya dengan kecintaan kepada tanah air, kesiapan untuk berkorban, dan pengerahan segenap upaya demi pembebasannya,”imbuhnya.

Kepada kelompok-kelompok adat Palestina Sinwar mengatakan, “Anda sekalianlah yang mencetak kemenangan ini manakala Anda mendidik anak-anak Anda makna-makna yang indah ini sehingga kita memiliki generasi Brigade Al-Qassam, Brigade Quds dan seluruh pemuda resistensi lainnya, yang telah mewujudkan kemenangan yang menciptakan perubahan strategis dalam konflik dengan rezim pendudukan. Andalah yang mencetak kemenangan manakala Anda merangkul kubu resistensi, bersabar dan tabah atas blokade dan upaya penaklukan.”

Menyinggung normalisasi sejumlah negara Arab dengan Israel, Sinwar menegaskan kepada suku-suku Palestina di Gaza, “Keyakinan Anda sekalian tak berubah meskipun kampanye penyelesaian dan normalisasi dilakukan sedemikian rupa. Quds tumbuh subur dalam sanubari Anda.”

Seperti diketahui, kubu resistensi Palestina di Gaza telah terlibat pertempuran melawan Israel selama 11 hari pada 10-21 Mei 2021. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Quds dan Tepi Barat Tegang, Pasukan Zionis Represi Pengunjuk Rasa Anti-Penistaan Nabi Saw

Perang Mendatang Mengenai Quds akan Berskala Regional, Ini Sebabnya

DISKUSI: