Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Setelah Menggempur Pasar di Yaman, Ini Komentar Aliansi Saudi-UEA

Published 27/12/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Riyadh, LiputanIslam.com –  Pasukan koalisi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan pihaknya sedang meninjau catatan hasil final mengenai operasi militernya terhadap Ansarullah (Houthi) di provinsi Sa’dah menyusul adanya laporan jatuhnya banyak korban tewas dan luka warga sipil.

Juru bicara koalisi itu, Kol. Turki al-Maliki, Kamis (26/12/2019), menjelaskan bahwa pihaknya sedang dalam proses merampungkan peninjauan prosedur pasca-kerja untuk operasi yang dilakukan di distrik Monabbih, provinsi Sa’dah pada tanggal 24 Desember lalu, mengingat “kemungkinan adanya kerugian aksidental dan kerusakan sampingan” serta “kemungkinan jatuhnya korban sipil” dalam proses serangan terhadap “tempat-tempat perkumpulan anasir milisi Houthi.”

Al-Maliki menyebutkan bahwa semua dokumen terkait dengan insiden ini dilimpahkan kepada “tim gabungan” untuk evaluasi dan pengumuman mengenai hasilnya.

Dia mengklaim pihaknya “berkomitmen menerapkan standar tertinggi penargetan dan memraktikkan prinsip-prinsip yang ada dalam hukum humaniter internasional serta kaidah-kaidah konvensional operasi militer.”

Kelompok pejuang Ansarullah Selasa lalu mengumumkan bahwa pasukan Saudi dan sekutunya telah menyerang Pasar al-Raqw di distrik Monabbih, provinsi Sa’dah, di bagian barat laut Yaman.

Kelompok yang dimusuhi Saudi dan sekutunya itu juga menyebut Prancis turut bertanggungjawab atas kejahatan ini karena senjata yang digunakan dalam serangan itu berasal dari Prancis.

Laporan terbaru dari PBB menyatakan sebanyak 17 orang tewas akibat serangan brutal tersebut, 12 di antaranya imigran dari Ethiopia.

PBB mengecam keras serangan ke pasar tersebut, dan mencatat peristiwa ini sebagai kasus yang ketiga kalinya pasar mendapat serangan militer.

Baca: Yaman: Serangan Arab Saudi Langgar Hukum HAM Internasional

Sayangnya, PBB enggan menyebutkan pihak mana yang melancarkan, meskipun sudah jelas-jelas dilakukan oleh pasukan koalisi pimpinan Saudi.

Sejak tahun 2014 Yaman dilanda konflik antara Ansarullah dan pasukan loyalis presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi. Konflik ini membesar setelah pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi militer membela Mansour Hadi sejak Maret 2015.

Baca: Saudi Serang Pasar Hingga Jatuh Puluhan Korban, Tentara Yaman Mengancam akan Membalas

Sejak intervensi itulah korban dalam jumlah besar berjatuhan. Jumlah jorban tewas tercatat resmi sekira 10,000 orang, sementara korban luka mencapai lebih dari 56,000 orang, namun pihak lembaga-lembaga kemanusiaan menyatakan jumlah korban jauh lebih besar dari itu.

Selain itu, sebanyak 3,3 juta orang mengungsi, 24,1 orang atau lebih dari sepertiga populasi negara ini, membutuhkan bantuan, menurut catatan PBB yang bahkan menyebut krisis Yaman sebagai yang terburuk di dunia sekarang.  (mm/raialyoum/aljazeera)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account