Saudi Serang Pasar Hingga Jatuh Puluhan Korban, Tentara Yaman Mengancam akan Membalas

0
87

Sanaa, LiputanIslam.com –  Juru bicara resmi Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree menyatakan bahwa rezim Arab Saudi masih melanjutkan kejahatannya secara langsung dan disengaja, termasuk kejahatan terbaru berupa serangan ke sasaran sipil berupa pasar di distrik Manbeh, provinsi Sa’dah, yang menjatuhkan 38 korban tewas dan luka.

Yahya Saree, Rabu (25/12/2019), memperingatkan bahwa kejahatan ini tidak akan terlupakan dan balasannya akan sangat menyakitkan bagi Saudi, karena “darah rakyat kami tidak murah ataupun halal”.

Di hari yang sama, Ketua Komisi Tinggi Revolusi Yaman yang berasal dari  gerakan Ansarullah, Mohammad Ali Al-Houthi, menuding Prancis telah menyebabkan jatuhnya korban tewas dan luka sedikitnya 38 orang karena Saudi menggunakan senjata Prancis dalam serangan tersebut.

Baca: PBB: Putusan Arab Saudi Bebaskan Dalang Pembunuhan Khashoggi Menghina Keadilan

“Prancis membunuh dan melukai lebih dari 38 orang  dengan penembakan artileri di pasar Al-Raqou di distrik Manbeh dekat perbatasan di provinsi Sa’dah,” ungkap Al-Houthi di halaman Twitternya.

Dia menambahkan bahwa “penggunaan senjata dan keahlian Prancis dalam agresi ini merupakan kejahatan yang diabaikan oleh hukum Prancis sebagai imbalan atas kesepakatan senjata.”

Dia menutup pernyataannya dengan menegaskan, “Kejahatan ini dan apa yang mendahuluinya adalah terorisme agresi Amerika-Saudi serta Uni Emirat Arab dan sekutu mereka di Yaman.” (mm/railayoum/alalam)

DISKUSI: