Seruan Boikot Produk Turki Merebak lagi di Arab Saudi

0
40

Riyadh, LiputanIslam.com –  Seruan dan kampanye boikot produk Turki kembali merebak di Arab Saudi disertai pernyataan bahwa melanjutkan penjualan segala produk Turki tak dapat diterima, terutama di tengah “meluasnya permusuhan Turki” terhadap Saudi.

Sebuah kelompok di Saudi yang menamakan dirinya “Kampanye Rakyat untuk Pemboikotan Turki” dalam sebuah pernyataan yang dipublikasi melalui akunnya di Twitter, Ahad (21/2), menyatakan, “Kampanye rakyat yang diberkahi untuk boikot produk Turki sudah berjalan empat bulan, dan selama itu telah ada respon apresiasi dari sejumlah perusahaan, pusat perbelanjaan, dan pasar, yang sebagian di antaranya secara resmi menyatakan akan membuang produk-produk Turki yang tersimpan dalam gudang mereka ketika sudah kadaluarsa.”

Penggalang kampanye itu menambahkan, “Sekarang kampanye rakyat ini memasuki babak penting di mana pusat perbelanjaan manapun sama sekali tak diterima jika masih terus memajang dan menjual segala produk Turki, dengan alasan apapun.”

Sejak Oktober 2020, berbagai institusi dan perusahaan Saudi yang beroperasi di berbagai sektor komersial dan industri merespon kampanye itu dengan mengumumkan kebergabungan mereka dengan aksi boikot produk Turki.

Beberapa pejabat dari keluarga penguasa serta media semi-resmi Saudi juga secara terbuka menyatakan dukungannya kepada kampanye tersebut.

Hubungan Saudi dengan Turki memburuk sejak beberapa tahun silam akibat berbagai berbagai isu politik dan perbedaan kebijakan dalam memperlakukan kelompok-kelompok Islamis semial Ikhwanul Muslimin, terutama sejak wartawan Saudi Jamal Khashoggi dibunuh oleh sekelompok orang Saudi di Konsulat Jenderal negara ini di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018. (mm/raialyoum/rt)

Baca  juga:

Laporan CIA Diungkap, Bin Salman Disimpulkan sebagai Dalang Pembunuhan Khashoggi

Menlu Iran: Saudi Tak akan Bisa Menang dalam Perang

 

DISKUSI: