Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah mengadakan pertemuan dengan Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, wakilnya, Saleh al-Arouri, dan delegasi pimpinan gerakan Hamas, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Hizbullah, Ahad (9/4).
Hizbullah menyatakan bahwa Sayid Nasrallah bertemu dengan Haniyeh, yang tiba di Beirut pada hari Rabu.
“Mereka meninjau perkembangan terpenting di Palestina pendudukan, jalannya peristiwa di Masjid Al-Aqsa, dan perlawanan yang meningkat di Tepi Barat dan Gaza,” ungkap Hizbullah.
Mereka juga membahas “perkembangan politik di kawasan secara umum, kesiapan poros perlawanan, dan kerjasama elemen-elemennya dalam menghadapi semua peristiwa dan perkembangan tersebut.”
Selama beberapa tahun terakhir, Haniyeh telah beberapa kali mengunjungi Lebanon di mana dia biasa bertemu dengan Sayid Nasrallah.
Ketegangan situasi regional meningkat setelah polisi Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa pada Selasa malam dan menangkap sekitar 350 warga Palestina yang bertahan di dalamnya pada bulan suci Ramadan.
Faksi-faksi Palestina bersumpah melancarkan serangan balasan, dan Haniyeh Kamis lalu menegaskan dari Lebanon bahwa pihaknya tidak akan “berdiam diri” di depan “agresi” Israel terhadap Masjid Al-Aqsa.
Pada malam Selasa dan Rabu, beberapa roket ditembakkan dari Jalur Gaza utara ke Israel. Sedangkan pada hari Kamis lalu setidaknya 34 roket ditembakkan dari Libanon selatan ke Israel.
Israel menuduh faksi-faksi Palestina berada di balik serangan dari Lebanon itu, dan menyatakan bahwa fasi-faksi itu kemungkinan besar adalah Hamas atau Jihad Islam. Di saat yang sama, Israel mengesampingkan peran apa pun untuk Hizbullah, musuh bebuyutannya yang didukung oleh Iran.
Pada hari Jumat, tentara Israel melakukan serangan di Jalur Gaza, dan serangan terbatas di daerah di mana roket diluncurkan di Lebanon selatan.
Pada Sabtu malam, tentara Israel mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan serangan darat dan udara di beberapa lokasi di Suriah, setelah menembakkan rudal dari mereka ke Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
Kantor Berita resmi Suriah SANA mengutip pernyataan sumber militer bahwa pesawat Israel melakukan “agresi udara dengan sejumlah rudal dari arah Golan Suriah yang diduduki,” dan menyasar titik-titik lokasi di wilayah selatan Suriah. (mm/raialyoum)
Baca juga: