Beirut, LiputanIslam.com – Sekjen Hizbullah Libanon, Sayid Hassan Nasrallah, telah mengadakan pertemuan dengan delegasi pejabat senior Hamas di Beirut, ibu kota Lebanon.
Pertemuan itu diadakan di tengah memanasnya situasi di wilayah Palestina pendudukan akibat aksi pasukan Zionis Israel menyerbu kompleks Masjid al-Aqsa sembari menebar kekerasan dan menyerang jamaah Palestina.
Media Palestina, Jumat (7/4), melaporkan bahwa Sayid Hassan Nasrallah bertemu dengan para petinggi Hamas, termasuk Kepala Biro Politik Ismail Haniyeh, wakilnya, Sheikh Saleh al-Arouri.
Dalam pertemuan itu Sayid Nasrallah dan para pejabat Hamas membicarakan perkembangan situasi politik dan lapangan di Palestina, Lebanon, dan Timur Tengah, terutama konfrontasi baru-baru ini di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Al-Quds.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant usai rapat keamanan mengatakan bahwa Israel siap di semua lini untuk mengobarkan perang baru.
“Semua institusi siap menghadapi pilihan berbeda di semua lini, kami tahu bagaimana bereaksi terhadap ancaman apa pun,” sumbar Gallant.
Sayid Nasrallah mengeluarkan peringatan pada hari Kamis lalu kepada Israel atas eskalasi rezim di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Al-Quds.
“Poros Resistensi memiliki sejumlah besar rudal jarak jauh di gudang senjatanya; tetapi tidak menggunakannya saat ini,” ujarnya.
Dia mengancam, “Salah satu opsi yang akan diambil para pejuang perlawanan jika Zionis bertindak bodoh adalah peluncuran sejumlah besar rudal balistik di pusat-pusat sensitif Israel.” (mm/presstv)
Baca juga: