Sayid Nasrallah: Ledakan Besar akan Terjadi di Kawasan Jika Israel Menodai Al-Aqsa

0
78

Beirut, LiputanIslam.com  Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah memperingatkan Israel bahwa “akan terjadi ledakan besar di kawasan” jika Rezim Zionis ini “menyentuh (kehormatan) Masjid Al-Aqsa”.

Dalam pidato pada peringatan resistensi dan pembebasan Lebanon, Rabu (25/5), Sayid Nasrallah memuji pengorbanan para pejuang resistensi serta menghargai bantuan Iran selama ini dalam perjuangan.

“Iran tak kikir sama sekali, dan tak lagi menyembunyikan apa yang ia persembahkan, terutama peran yang dimainkan oleh Syahid Haji Qasim Soleimani,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa kemenangan yang dicapai para pejuang resistensi di Lebanon dalam perang melawan Israel pada tahun 2000 merupakan prestasi besar dalam sejarah kontemporer.

“Ini adalah kemenangan yang sangat jelas dan disambut dengan kebanggaan Arab, Islam dan nasional,” katanya.

Sayid Nasrallah menambahkan, “Kemenangan pada tahun 2000 telah meruntuhkan citra (Israel sebagai) tentara terkalahkan dan patahnya proyek besar Israel, dan memberi harapan pembebasan kepada orang Palestina.”

Namun dia juga mengingatkan kemenangan itu dicapai bukan dengan cuma-cuma, melainkan dengan pengorbanan besar.

“Semua pengorbanan harus diperlihatkan, kemenangan ini datang tidak dengan cuma-cuma,melainkan dibuat dengan darah, air mata, tangan dan jari di pelatuk. Harus diperlihatkan siapa yang melawan rezim pendudukan dan siapa yang bersekongkol terhadap anak-anak bangsanya serta siapa yang berdiri di balik bukit. Semua ini bukan demi mengorek luka, melainkan demi mencegah kebertambahan (aksi persekongkolan),” terangnya.

Sekjen Hizbullah memastikan bahwa kubu resistensi di Lebanon “tak menuntut kekuasaan usai kemenangan itu, tak tamak kepadanya meski Suriah saat itu eksis (di Lebanon) dan tiga kepala (lembaga pemerintahan) di Lebanon adalah sekutu kami. Kubu resistensi adalah satu-satu kekuatan yang mewujudkan kemenangan, namun kubu ini, terutama Hizbullah, tak lantas berkuasa di Lebanon, dan kamipun tak menuntutnya, sebab kami berlaga bukan demi kekuasaan, melainkan demi pembebasan tanah dan bangsa serta demi kehormatan nasional.”

Mengenai kekuatan kubu resistensi dia mengatakan, “Resistensi ini lebih kuat dari apa yang kalian harap dan bayangkan, lebih kuat dari masa sebelumnya, dan memiliki mentalitas yang tinggi.”

Menyinggung ulah kaum Zionis Israel di Masjid Al-Aqsa belakangan ini, Sayid Nasrallah mengingatkan bahwa  “segala tindakan yang menyentuh (kehormatan) Al-Aqsa akan mendatangkan ledakan besar di kawasan” dan bahwa kubu resistensi Palestina telah menentukan opsinya melawan penodaan ini.

Menurutnya, Israel mengalami krisis dan perpecahan internal yang parah dan membuatnya mengalami kelemahan pada level yang bahkan tak pernah ia alami sebelumnya. Dia lantas memperingatkan, “Pemerintah musuh hendaknya tidak melakukan tindakan yang hasilnya akan tragis bagi eksistensi entitas temporal ini,” tegasnya. (mm/raialyoum)

Baca juga:

[Video:] Mendapat Ancaman dari Gaza, Polisi Israel Copot Sepatu di Komplek Masjid Al-Aqsa

Jenderal Iran: Pembunuhan Kolonel IRGC Tanda Kegagalan Musuh Menghadapi Poros Resistensi

DISKUSI: