Sayid Al-Houthi: Pemimpin Agresi ke Yaman adalah Pemimpin Normalisasi dengan Israel

0
34

Sanaa, LiputanIslam.com  Pemimpin gerakan Ansarulllah Yaman Sayid Abdul Malik Al-Houthi mengecam koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab (UEA) dengan menyindir keduanya sebagai pihak yang bukan hanya memimpin agresi ke Yaman, melainkan juga memimpin normalisasi dengan rezim bejat Zionis Israel.

“Orang yang memimpin agresi terhadap kita adalah orang yang memimpin kampanye normalisasi (hubungan) dengan musuh, Israel. Normalisasi adalah alamat untuk penyediaan kawasan bagi musuh, Israel,” ujarnya dalam kata sambutan pada pertemuan dengan delegasi dari tokoh masyarakat provinsi Ibb, Yaman, Kamis (19/5).

Dia menyinggung peran destruktif Amerika Serikat (AS) di Yaman serta penyingkiran mantan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi dan penggantiannya dengan “sekelompok pengkhianat” oleh Saudi.

“Musuh bergerak dengan segala metode dan label untuk menanam fitnah dan memperluas pertentangan,” katanya.

Dia juga mengatakan, “Di bawah gencatan senjata, musuh berterus terang bahwa mereka sedang menyiapkan suatu persiapan, dan ini menunjukkan perhatian mereka kepada tahap berikutnya. Demikian pula halnya bahwa pengaturan terakhir pihak musuh didasarkan pada kegagalan demi kegagalan mereka di seluruh tahap sebelumnya . Ketika musuh sudah putus asa dalam memaksakan salah satu anteknya pada rakyat, mereka menyingkirkannya dengan cara yang memalukan.”

Mansour Hadi pada 7 April lalu meletakkan jabatan dan menyerahkan kewenangannya kepada Dewan Pimpinan Kepresidenan. Media Yaman melaporkan bahwa Saudi telah memutuskan untuk menyingkirkan Hadi, yang telah lama tinggal di Riyadh, setelah dia absen dari pembicaraan Riyadh yang diselenggarakan atas seruan Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Sayid Al-Houthi juga menyebutkan bahwa musuh-musuh Yaman berusaha menghilangkan semua unsur perekat dan kekuatan bangsa Yaman agar negara ini mudah dikuasai.

“Kita sebagai bangsa Yaman peduli untuk melanjutkan musyawarah kita untuk mencapai kemerdekaan, kebebasan dan pencegahan campur tangan asing,” pungkasnya. (mm/alalam)

Baca juga:

Ditawari Perpanjangan Gencatan Senjata, Sanaa Pikir-pikir Dahulu

Menlu Iran dan Menlu Saudi akan Mengadakan Pertemuan di Baghdad

DISKUSI: