Saudi; Semua Pertaruhan Batal jika Iran Meraih Senjata Nuklir

0
177

AbuDhabi, LiputanIslam.com   Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan Al Saud mengatakan bahwa negara-negara Arab Teluk Persia akan mengambil langkah-langkah untuk menopang keamanan mereka jika Teheran ingin mendapatkan senjata nuklir.

“Jika Iran mendapatkan senjata nuklir operasional, semua taruhan dibatalkan,” kata  Faisal dalam wawancara di sela Konferensi Kebijakan Dunia di Abu Dhabi ketika ditanya tentang skenario demikian, Ahad (11/12).

“Kami berada di ruang yang sangat berbahaya di kawasan ini.  Anda dapat berharap bahwa negara-negara kawasan pasti akan melihat ke arah bagaimana mereka dapat memastikan keamanan mereka sendiri,” imbuhnya.

Pembicaraan tidak langsung AS-Iran untuk memulihkan perjanjian nuklir tahun 2015 antara Iran dan kekuatan global, di mana AS keluar darinya pada tahun 2018, terhenti pada September lalu.

Kepala nuklir PBB telah menyuarakan keprihatinan atas pengumuman belakangan ini oleh Teheran bahwa Iran meningkatkan kapasitas pengayaan uranium.

Pembicaraan nuklir terhenti manakala kekuatan Barat yang menuduh Iran mengajukan tuntutan yang tidak masuk akal, beralih fokus ke perang Rusia-Ukraina serta gelombang kerusuhan di Iran terkait kematian Mahsa Amini.

Riyadh tetap “skeptis” tentang kesepakatan nuklir Iran, namun Faisal mengatakan pihaknya mendukung upaya menghidupkan kembali perjanjian nuklir itu “dengan syarat bahwa itu menjadi titik awal, bukan titik akhir” untuk kesepakatan yang lebih kuat dengan Teheran.

Negara-negara Arab Teluk menuntut adanya kesepakatan lebih kuat yang dapat mengatasi kekhawatiran mereka terhadap program rudal dan drone Iran serta jaringan proksi regional.

“Tanda-tandanya sekarang tidak terlalu positif, sayangnya,” kata Faisal.

Dia menambahkan, “Kami mendengar dari Iran bahwa mereka tidak tertarik pada program senjata nuklir. Akan sangat menghibur untuk bisa percaya itu. Kami membutuhkan lebih banyak jaminan pada level itu.”

Iran mengatakan teknologi nuklirnya semata-mata untuk tujuan sipil. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Iran: Kembali kepada Komitmen Perjanjian Nuklir Bergantung pada Pencabutan Sanksi

AS Ingatkan “Bahaya” Peningkatan Kemitraan Pertahanan Rusia-Iran

DISKUSI: