Saudi Mulai Mengimpor lagi Komoditas Iran

0
323

Teheran, LiputanIslam.com –   Arab Saudi kembali mengimpor komoditas Iran setelah dua tahun berhenti mengimpornya, demikian dikatakan oleh juru bicara Kemaslahatan Bea dan Cukai Republik Islam Iran Rohollah Latifi.

Dikutip IRNA, Ahad (17/10), Latifi menjelaskan bahwa Iran mengekspor komoditas ke sedikitnya 143 negara dan mengimpor dari 123 negara pada tahun lalu sesuai kalender Iran yang berakhir pada 20 Maret 2021, meskipun terdapat pembatasan yang ketat akibat pandemi Covid-19.

Menurut Latifi, volume perdagangan luar negeri Iran dalam enam bulan terakhir mencapai 79,100,000 ton dengan nilai sekira US$ 45 miliar, dan pangsa ekspornya mencapai US$ 21,08 miliar, sedangkan volume impornya dalam jangka waktu yang sama mencapai US$ 23,01 miliar.

Latifi menyebutkan tiga negara yang menjadi tujuan komoditas Iran; pertama, China dengan nilai lebih dari 9 miliar dan 77 juta dan 123 ribu dan 234 dolar; kedua,Irak dengan nilai 7 miliar dan 448 juta dan 431 ribu dan 673 dolar; ketiga, UEA dengan nilai 4 miliar dan 661 juta dan 621 ribu dan 682 dolar.

Dia menambahkan, “Setelah tiga negara ini, Turki dengan 2.536 juta dan 616 ribu dan 688 dolar, dan Afghanistan dengan 2 miliar dan 308 juta dan 401.000 dan 259 dolar.”

Dia kemudian menyebutkan bahwa Arab Saudi mengimpor barang dari Iran senilai $ 39.000 selama periode ini, setelah sekian lama  berhenti.

Latifi menganggap bahwa kembalinya Riyadh menjadi tujuan ekspor Iran merupakan “salah satu persoalan terpenting selama periode saat ini.” (mm/alalam)

Baca juga:

[Video:] Petugas Saudi Copot Tanda Penjarakan Sosial di Masjidil Haram

Kekuatan Ansarullah Yaman di Ma’rib dan Shabwah kian Meluas

DISKUSI: