Saudi Lakukan 230 Serangan Udara di Yaman Meski Sudah Umumkan Gencatan Senjata

0
707

Sanaa, LiputanIslam.com –  Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) menyatakan bahwa pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah melakukan lebih dari 200 serangan udara meskipun sudah mengumumkan gencatan senjata secara sepihak pada pekan lalu.

Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree di halaman Twitter resminya pada Kamis lalu (16/4/2020) menyatakan bahwa koalisi pimpinan Saudi telah melakukan lebih dari 32 serangan dan upaya infiltrasi sejak 9 April, dan bahwa operasi dilakukan di provinsi al-Jawf di utara Yaman, provinsi Ma’rib dan provinsi al-Bayda di tengah, dan provinsi Ta’iz di selatan.

Saree lebih lanjut mencatat bahwa koalisi pimpinan Saudi sejak Kamis lalu telah melakukan 230 serangan udara di provinsi Sana’a, Amran, Ma’rib, Bayda, Sa’ada dan Hudaydah.

Dia menyebutkan bahwa Angkatan Bersenjata Yaman akan melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk membela negara dan bangsa Yaman, dan melawan agresi koalisi tersebut.

Baca: Komentar Jenaka Petinggi Ansharullah Soal Kapal Iran yang Mendekati Kapal AS

Pada Kamis lalu beberapa warga sipil, termasuk wanita, menderita luka-luka akibat serangan jet tempur koalisi yang menyasar sebuah bangunan tempat tinggal di daerah al-Qati di distrik al-Marawi’ah di provinsi Hudaydah.

Pada Minggu lalu  juru bicara u Ansarullah Mohammed Abdul-Salam menyatakan penolakan kerasnya terhadap  gencatan senjata koalisi pimpinan Saudi, dengan alasan bahwa deklarasi gencatan senjata itu dimaksudkan Saudi hanya untuk mengelabui khalayak dunia. (mm/fna)

DISKUSI: