Komentar Jenaka Petinggi Ansharullah Soal Kapal Iran yang Mendekati Kapal AS

0
1224

Sanaa,LiputanIslam.com-Angkatan Laut AS pada Kamis dini hari (16/4) mengklaim, perahu-perahu milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melakukan pergerakan ‘membahayakan’ di sekitar kapal-kapal perang AS.

Armada V Angkatan Laut AS dalam statemennya menyatakan, 11 perahu IRGC telah menimbulkan gangguan bagi 6 kapal perang AS di Teluk Persia.

Statemen AS memancing tanggapan Muhammad Ali al-Houthi (ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman). Al-Houthi mengolok-olok klaim angkatan laut AS itu.

“Semestinya perahu-perahu Iran menjauhi kapal-kapal pengawal pantai AS,”cuit al-Houthi dalam akun Twitter-nya.

“Perahu-perahu Iran seharusnya melakukan tindakan pencegahan penyebaran virus Corona (dengan menjalankan social distancing),”cuit al-Houthi sembari menyertakan emoji tertawa.

Al-Houthi ingin menegaskan, bahwa kapal-kapal AS-lah yang semestinya dicap sebagai pengusik, karena mengganggu keberadaan sah perahu-perahu Iran di Teluk Persia.

Pihak AS mengklaim, kapal-kapalnya sedang melakukan operasi gabungan dengan helikopter-helikopter Apache di perairan internasional Teluk Persia. Mereka menuding perahu-perahu IRGC melintas di dekat halauan dan buritan kapal-kapal AS.

Militer AS sendiri kerap melakukan pelanggaran wilayah yang bertentangan dengan hukum internasional. Pada 20 Juni 2019 lalu, sebuah nirawak mata-mata milik CENTCOM melanggar zona udara Iran dan ditembak jatuh oleh sistem pertahananan udara IRGC.

Beberapa waktu lalu, jet F-18 angkatan laut AS juga tengah mendekati zona udara Iran, namun langsung mengubah arah setelah mendapat peringatan dari pertahanan udara Iran.(af/alalam)

Baca Juga:

Senator McCain akan Panggil Marinir yang Ditangkap Iran

Video: Tegang, Tentara Iran Nyaris Tembak Jatuh Jet Tempur F-18

DISKUSI: