Satu Perwira IRGC Tewas Diserang Orang Tak Dikenal, Satu Agen MOSSAD Ditangkap

0
346

Teheran, LiputanIslam.com   Satu perwira Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran tewas diserang kawanan orang tak dikenal dalam peristiwa kerusuhan di daerah barat laut negara ini.

Dilaporkan oleh kantor berita Tasnim bahwa Kolonel Reza Al-Masi dari IRGC terbunuh di dalam peristiwa kerusuhan di kota kecil Bukan, provinsi Azerbaijan Barat, pada Selasa malam (15/11).

Disebutkan bahwa Al-Masi gugur setelah dia dan pasukannya berhasil mengatasi kerusuhan di kota tersebut.

Tasnim juga memberitakan bahwa satu agen MOSSAD yang bermaksud melakukan aksi sabotase ditangkap oleh Badan Intelijen IRGC di provinsi Kerman.

Dalam pemeriksaan, agen itu mengaku tergiur untuk menjadi agen MOSSAD setelah di internet menemukan iklan untuk pekerjaan itu dari pihak intelijen Israel.

Dia menyebutkan bahwa untuk mememuni permintaan pihak Israel, dia menyatakan siap melakukan tindakan apa pun yang sejalan dengan tujuan MOSSAD di Iran.

“Karena itu saya mengirimkan semua identitas dan dokumen saya kepada petugas dinas intelijen Israel,” katanya.

Dia menambahkan, “Setelah memberikan informasi dasar dan mengisi formulir keanggotaan, dinas intelijen Israel mengarahkan saya ke aplikasi pengiriman pesan seperti WhatsApp, Instagram, dan Telegram, dan kemudian ke website gelap.”

Dia juga mengaku bahwa sejak awal sebenarnya dia khawatir akan ditangkap.

Dalam peristiwa lain, 11 orang ditangkap di Teheran dengan dakwaan berusaha menutup Pasar Besar Teheran dengan cara menebar ancaman kepada para pedagang.

Juru bicara pasukan keamanan internal Iran, Brigjen Mehdi Hajian, menjelaskan kepada televisi Iran: “Beberapa tahanan mengakui dalam penyelidikan awal bahwa mereka menerima uang dari badan intelijen asing untuk menciptakan kekacauan di dalam negeri.”

Dia juga mengatakan, “Musuh bertujuan menutup pasar Iran hari ini (Selasa) dan menyerukan aksi mogok umum, tapi masyarakat  dan pedagang tidak menanggapi seruan itu.” (mm/tasnim)

Baca juga:

Iran Hukum Mati Salah Satu Provokator Kerusuhan

Iran Gempur Posisi Teroris di Kurdistan Irak dengan Rudal dan Drone

DISKUSI: