Samir al-Khatib Mundur dari Calon Perdana Menteri Libanon

0
7

Beirut, LiputanIslam.com –  Samir Al-Khatib, seorang pengusaha yang namanya belakangan ini disebut-sebut sebagai calon perdana menteri di Lebanon, menyatakan bahwa setelah dia bertemu dengan Mufti Besar Syekh Abd al-Latif Darian diketahui telah ada “konsensus” di antara komunitas Sunni untuk mengembalikan Saad Hariri ke jabatan perdana menteri, dan karena itu al-Khatib menyatakan mundur dari pencalonan dirinya.

“Saya mengetahui dari (MuftI) Yang Mulia bahwa sebagai hasil dari pertemuan, konsultasi dan kontak dengan anggota komunitas Islam, disepakati pencalonan Saad Hariri untuk membentuk pemerintahan mendatang,” kata Khatib, Ahad (8/12/2019).

Kalangan Sunni menempati posisi perdana menteri di Lebanon, negara yang sejak 17 Oktober lalu dilanda gelombang aksi protes yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seluruh elit politik yang dituduh sebagai koruptor.

Sistem politik Libanon didasarkan pada representasi berbagai sekte dalam pemerintahan, dan Hariri adalah perwakilan yang paling menonjol dari pihak Sunni.

Al-Khatib menambahkan bahwa dia akan bertemu Al-Hariri untuk memberitahukan masalah ini kepadanya.

Dia beralasan, “Sebab dia adalah orang yang memanggil saya untuk membentuk pemerintahan baru.”

Hariri sendiri pada akhir November lalu mengaku tidak ingin memimpin pemerintahan berikutnya.

Baca: Argentina akan Hapus Nama Hizbullah dari Daftar Hitam Organisasi Teroris

Al-Khatib menyatakan demikian pada Ahad malam ketika parlemen melakukan sidang konsultasi yang mengikat sesuai konstitusi dan seruan Presiden Michel Aoun untuk penunjukan perdana menteri baru.

Al-Khatib adalah pengusaha yang mengelola salah satu perusahaan teknik utama di Lebanon. Dia dekat dengan lingkaran penguasa meskipun tidak memiliki pengalaman politik.

Baca: PBB Minta Israel Keluar dari Wilayah Pendudukan Golan

Sementara itu, “Komite Koordinasi untuk Revolusi” yang menggalang gelombang protes menyatakan penolakannya terhadap pengembalian Saad Hariri ke jabatan perdana menteri.  Mereka menekankan bahwa secara umum mereka menolak semua orang yang terkait dengan lingkaran-lingkaran elit politik yang ada selama ini.

Penolakan ini mereka tegaskan dalam konferensi persnya di hari yang sama dan setelah Samir al-Khatib mengumumkan pengunduran dirinya. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS: