Putri Jenderal Soleimani: Semua Orang Tahu ISIS Buatan AS

0
265

Teheran, LiputanIslam.com –   Zainab Soleimani, putri Jenderal Qasem Soleimani yang dibunuh oleh pasukan Amerika Serikat (AS) pada Januari 2020, menyatakan bahwa semua orang mengetahui bahwa kelompok-kelompok teroris takfiri, termasuk Al-Qaeda dan ISIS, adalah buatan Amerika Serikat (AS), sedangkan apa yang dilakukan oleh ayahnya di Irak dan Suriah ialah perjuangan menumpas mereka.

“Semua orang mengetahui bahwa Al-Qaeda dan ISIS adalah buatan AS, kami memiliki bukti-bukti tentang ini, sedangkan dia (Soleimani) adalah satu-satunya orang yang telah menghadapi mereka,” tutur Zainab, setelah menceritakan komunikasi terakhirnya dengan Soleimani beberapa jam sebelum serangan AS tersebut.

Seperti dikutip Rai Al-Youm, Kamis (17/12), dalam wawancara dengan Russia Today (RT), dia menambahkan, “Ayahku mengusik Washington, dan menghadapi mereka di setiap tempat, lalu mereka ingin menyingkirkannya, karena dia telah membongkar permaianan dan rencana-rencana mereka, menjungkir balik permainan mereka, dan menang atas mereka.”

Zainab yang mengaku terkejut dan sulit percaya saat pertama kali mendengar berita kematian ayahnya mengatakan, “Mereka membayangkan ayahku sebagai teroris yang membunuhi orang, tapi siapa teroris di sini? Teroris adalah orang yang membuat kelompok-kelompok teroris yang menyerang orang-orang tak berdosa dan membunuhi mereka dengan darah dingin di semua tempat di dunia.”

Komandan Pasukan Quds yang bernaung di bawah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Letjen Qasem Soleimani, terbunuh oleh serangan udara AS bersama Abu Mahdi al-Muhandis, tokoh pejuang relawan Irak Al-Hashd Al-Shaabi di dekat Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020.

IRGC lantas  membalas serangan dengan merudal dan meluluh lantakkan Pangkalan Udara Ain Al-Assad yang ditempati oleh pasukan AS di Irak barat. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Tampil Bugar, Ayatullah Khamenei Sebut Eropa Munafik, dan Biden Tak Berbeda dengan Trump

Koalisi Segi Tiga Rusia, China dan Iran Menyongsong Pemerintahan Biden

DISKUSI: