Presiden Venezuela Mengaku Kagumi Ayatullah Khamenei dan Jenderal Soleimani

0
462

Caracas, LiputanIslam.com –  Presiden Venezuela Nocolas Maduro menyatakan negaranya menjalin hubungan baik dengan Iran, dan mengaku kagum kepada kebrilianan Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei dan kepahlawanan Martir Jenderal Soleimani, dan mengabarkan bahwa dia akan berkunjung ke Teheran dalam waktu dekat.

Dalam wawancara eksklusif dengan saluran TV Al-Mayadeen yang disiarkan pada hari Ahad (26/12), Maduro menjelaskan negaranya menjalin hubungan mesra dengan Iran sejak era kepresidenan Mahmoud Ahmadinejad hingga era kepresidenan Hassan Rouhani dan presiden Iran sekarang, Sayid Ebrahim Raisi.

Presiden Maduro mengaku akan berkunjung ke Teheran, ibu kota Iran, dalam waktu dekat ini untuk memenuhi undangan Presiden Raisi guna mengenalnya dari dekat serta mengadakan serangkaian pembicaraan dan penandatanganan beberapa kesepakatan dan dokumen baru untuk mempercepat laju kerjasama di semua bidang dan level antara kedua negara.

Kagumi Ayatullah Khamenei dan Jenderal Soleimani

Dia juga mengaku sangat mengagumi Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei dengan menyebutkan bahwa setiap kali berkunjung ke Iran Maduro merasa harus bertemu dan berbicara dengannya “karena dia adalah sosok yang sangat bijaksana dan cerdas”, dan karena itu pula dia berharap dapat berkesempatan berjumpa kembali dengannya pada kunjungan mendatang.

Dia juga berbicara tentang mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Jenderal Soleimani yang gugur diserang Amerika Serikat (AS) di Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020.

Maduro menyebutkan bahwa Soleimani pernah berkunjung ke Venezuela pada Maret 2019.

“Komandan Soleimani adalah sosok periang dan optimis dalam hidup. Saya bersyukur kepada Tuhan atas perkenalan saya dengannya,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Soleimani telah menghadapi terorisme dan para penjahat teroris berlumur darah, yang telah menyerang bangsa-bangsa Poros Resistensi. Dia adalah pria pemberani.”

Dia lantas menekankan keharusan “meneriakan penolakan untuk kesekian kalinya terhadap kejahatan pembunuhan pahlawan bangsa-bangsa ini, Jenderal Soleimani.”

Peduli Palestina

Presiden Nicolas Maduro yang menekankan besarnya kepedulian Venezuale kepada isu Palestina dengan mengatakan, “Tak seorang di dunia berani menuntut kami mengabaikan Palestina, dan tak mungkin kami memenuhi tuntutan ini. Berpikir saja untuk meninggalkan Palestina atau menelantarkannya sendirian sudah merupakan satu kesalahan.”

Dia mengatakan, “Palestina adalah tanah suci kemanusiaan, dan tanah Palestina adalah tempat yang sangat agung bagi kami…. Kejahatan (Israel) yang dilakukan terhadap bangsa Palestina akan dibayar (oleh Israel) pada suatu hari nanti.” (mm/alalam)

Baca juga:

[Video:] Tanggapi Ancaman Iran, Israel Mengaku Siap Hadapi Ribuan Rudal

Ini yang Ditakuti Israel Jika Perundingan Wina Menguntungkan Iran

DISKUSI: