Presiden Ukraina Klaim Rusia Minta Iran Pasok 2000 Unit Drone  

0
173

Kyiv, LiputanIslam.com    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa Rusia telah meminta dipasok 2000 unit drone Iran untuk mendukung serangan terhadap Ukraina.

“Menurut intelijen kami, Rusia telah meminta untuk dipasok sekira 2000 drone Iran tipe Shahed,” kata Zelensky dalam konferensi yang diselenggarakan oleh surat kabar Israel Haaretz, Senin (24/10).

Presiden Ukraina juga mengkritik netralitas Israel sejak Rusia menginvasi negaranya. Dia menilai netralitas ini membuka peluang bagi terbentuknya aliansi Moskow-Teheran, terutama dalam suplai tentara Rusia dengan drone Iran.

“Aliansi ini tidak akan terjadi jika politisi Anda telah mengambil keputusan pada saat itu, keputusan yang kami tuntut,” kata Zelensky dalam konferensi video tersebut, mengacu pada desakan Kyiv agar mendapat dukungan Israel dalam menghadapi Rusia.

Zelensky mengaku menduga Rusia membantu program nuklir Iran sebagai bagian dari imbalan untuk drone Iran yang diterima Moskow.

Dia kembali mengimbau Israel untuk memasok senjata ke negaranya, terutama untuk menghadapi ancaman serangan udara oleh Rusia menggunakan drone tempur Iran.

Ditujukan kepada para peserta konferensi video, Zelensky mengatakan, “Saya punya pertanyaan untuk Anda: Bagaimana menurut Anda Rusia membayar Iran? Apakah Iran hanya mementingkan uang? Mungkin ini bukan tentang uang sama sekali, melainkan tentang bantuan Rusia untuk program nuklir Iran.”

Zelensky mengklaim tentara Rusia menerima instruksi dari Iran saat menggunakan drone untuk menyerang Ukraina belakangan ini.

Dia berpendapat bahwa aliansi ini atau serangan Rusia ini tidak akan terjadi seandainya pada tahun 2014 Israel memutuskan untuk memasok senjata ke Ukraina.  Rusia saat itu mencaplok Semenanjung Krimea Ukraina dan memulai perang di wilayah Donbas.

Iran membantah keras tuduhan menyuplai drone ke Rusia untuk digunakan dalam perang melawan Ukraina, dan Rusia pun membantah mendapatkan drone Iran.

Ukraina berasumsi bahwa Israel sangat mengenal sistem senjata musuh bebuyutannya Iran sehingga memiliki alat pertahanan yang efektif melawannya, namun Israel masih menolak memasok senjata ke Ukraina karena pertimbangan masih menjalin hubungan baik dengan Rusia. (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS Mengklaim Ada Militer Iran di Semenanjung Krimea untuk Membantu Rusia Kendalikan Drone

Ketika “Drone Iran” Mengubah Suasana Perang Ukraina

DISKUSI: