Presiden Raisi: Musuh Salah Perhitungan dalam Memicu Kerusuhan di Iran

0
165

Teheran, LiputanIslam.com   Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi menyebut para musuh negaranya telah membuat “salah perhitungan yang memalukan” dengan memicu kerusuhan Iran pasca kematian wanita muda Kurdi Iran, Mahsa Amini.

Raisi menyatakan hal itu dalam kunjungan ke kota Sanandaj di barat Iran, ibu kota provinsi Kurdistan, Kamis (1/12), sembari menegaskan bahwa rakyat Iran telah menggagalkan rencana mereka untuk memicu ketidakamanan dan kekacauan di seluruh wilayah Iran.

Sanandaj adalah kota di mana aksi protes diwarnai kekerasan pecah pertama kali pasca kematian Mahsa Amini saat ditahan oleh polisi di Teheran pada 16 September.

Amini meninggal di rumah sakit tiga hari setelah dia pingsan di kantor polisi. Investigasi mengaitkan kematiannya dengan kondisi medis sehingga menepis rumor bahwa dia telah dianiaya oleh polisi.

“Dalam peristiwa yang terjadi belakangan ini, elemen kontra-revolusi membuat kesalahan perhitungan yang memalukan seperti biasa sebagai bagian dari pengkhianatan mereka yang berkelanjutan, dan kejahatan lain telah ditambahkan ke catatan pengkhianatan mereka di masa lalu,” ujar Raisi kepada masyarakat di  Sanandaj.

“Mereka berpikir bahwa mereka dapat mencapai tujuan jahat mereka dengan membuat kekacauan, ketidakamanan dan aksi teror, tapi mereka meremehkan fakta bahwa rakyat Kurdistan memilik ribuan syuhada dalam revolusi,” lanjutnya, mengacu pada peristiwa Perang Iran-Irak 1980-1988.

Sembari menekankan bahwa rakyat Iran menggagalkan plot musuh dalam kerusuhan tersebut, Raisi mengatakan, “Generasi baru  pantang mundur di hadapan musuh.”

Dia menjelaskan bahwa para agen kontra-revolusi Islam Iran berusaha mengacaukan keamanan dengan dengan memanfaatkan isu problema  ekonomi, tapi mereka tidak menyadari bahwa “rakyat  di negeri ini selalu mempertahankan kekompakan dan persatuan mereka, dan Syiah dan Sunni telah hidup berdampingan selama bertahun-tahun.”

Raisi juga menegaskan bangsa Iran tidak akan pernah berhenti membuat kemajuan meskipun musuh berusaha membangkitkan kerusuhan dan mengacaukan keamanan.

Dia menyebutkan bahwa semua aksi musuh itu dipicu oleh kegusaran ketika mendapatkan realitas pesatnya perkembangan sains dan teknologi serta hubungan Iran dengan negara-negara regional dan dunia. (mm/tasnim)

Baca juga:

Mahkmamah Agung Iran Kukuhkan Vonis Mati Empat Agen Israel

Pemimpin Besar Iran dan Perdana Menteri Irak Sama-Sama Tekankan Keamanan Kedua Negara

DISKUSI: