Presiden Iran: Kekalahan AS di Afghanistan, Kesempatan untuk Menghidupkan Perdamaian

0
307

Teheran, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi dalam ramah tamah dengan Menlu Mohammad Javad Zarif, Senin (16/8), menyatakan bahwa kekalahan AS dan keluarnya tentara negara arogan ini dari Afghanistan “harus menjadi satu kesempatan untuk membangkitkan kehidupan, keamanan dan perdamaian yang solid” di Afghanistan.

Dia mengingatkan bahwa rakyat Afghanistan berhak untuk hidup aman, stabilitas dan sejahtera, dan bahwa “Iran akan turut berusaha untuk terciptanya stabilitas, yang merupakan kebutuhan pertama Afghanistan sekarang, dan sebagai negara tetangga dan saudara, Iran menyerukan kepada semua kelompok di Afghanistan agar mencapai kemufakatan nasional”.

Dia menambahkan bahwa kedaulatan adalah kehendak rakyat tertindas Afghanistan, dan Iran selama ini turut berusaha menciptakan keamanan dan stabilitas di Afghanistan.

“Iran memantau dengan seksama perkembangan situasi di negara ini dan berkomitmen pada hubungan persahabatannya dengan Afghanistan,” ungkap Raisi.

Presiden Iran menugaskan kepada Menlu Javad Zarif dan Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional untuk intensif memantau perkembangan situasi Afghanistan serta memberikan laporan rutin kepadanya.

Sementara itu, Jubir Kemlu Iran Saeed Khatibzadeh pada Senin malam menyatakan pihaknya menjalin komunikasi dengan semua pihak di Afghanistan.

“Kami terus memantau dengan cermat dan dari dekat perkembangan situasi di sana, dan menjalin kontak dengan semua pihak. Sebagaimana ditekankan oleh (Menlu) Dr. Zarif di Twitter, Republik Islam Iran menggunakan segenap kemampuan dan fasilitasnya untuk melancarkan dialog dan rekonsiliasi di Afghanistan, serta menyambut baik inisiatif Dewan Koordinasi (Afghanistan),” ujar Khatibzadeh. (mm/fna/alalam)

Baca juga:

Taliban Sita Senjata dari Warga Sipil dan Kuasai 90% Bangunan Pemerintah

Sekjen Hizbullah: AS Khianati Teman-temannya di Afghanistan

DISKUSI: