Presiden Iran dan Presiden Turki Tekankan Penguatan Hubungan Bilateral

0
346

Teheran, LiputanIslam.com –   Presiden Iran Hassan Rouhani dan sejawatnya dari Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa para pemimpin kedua negara sama-sama berhasrat memanfaatkan kemampuan dan potensi masing-masing di jalur pembangunan untuk memperkuat hubungan antara kedua negara.

Hal itu dinyatakan oleh keduanya ketika Erdogan menghubungi Rouhani via telefon dan menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada pemerintah dan rakyat Iran.

Presiden Iran mengatakan, “Perkembangan hubungan dan kerja sama antara Iran dan Turki sebagai dua negara kuat dan berpengaruh di dunia Islam sangat penting dalam pengembangan stabilitas dan keamanan di kawasan.”

Dia juga mengaku prihatin atas berlanjutnya pertumpahan darah dan keterbunuhan warga sipil di beberapa negara Islam, termasuk Sudan, Libya, Yaman, dan Afghanistan.

“Iran dan Turki, bersama dengan negara-negara sahabat lainnya, dapat mengakhiri langkah yang disesalkan dan berbahaya ini serta berkontribusi pada penyelesaian dengan baik masalah di kawasan ini dan Dunia Islam,” tuturnya.

Baca: Rouhani Kepada Qatar: Musuh Akan Menyesal Jika Menyerang Iran

Presiden Rouhani juga menekankan perlunya mengembangkan kerja sama Iran dan Turki dalam perang melawan terorisme di kawasan dan meningkatkan keamanan di perbatasan bersama antara kedua negara.

Di pihak lain, Erdogan mengatakan bahwa Iran dan Turki merupakan dua negara yang bersaudara di kawasan dan bahwa “pengembangan hubungan dan kerja sama antara kita akan bermanfaat bagi kedua negara dan kawasan.”

Presiden Turki menekankan perlunya upaya mengembangkan hubungan dan kerja sama komprehensif antara Teheran dan Ankara di berbagai bidang, khususnya perdagangan dan ekonomi serta penggunaan mata uang nasional dalam perdagangan bilateral.

Baca: Mantan PM Qatar: Mengapa Saudi Hendak Berdamai Dengan Israel, Tapi Tidak Dengan Iran?

Presiden Turki juga menyebut embargo Amerika Serikat terhadap Iran sebagai tindakan sewenang-wenang.

“Kami benar-benar menolak embargo yang tidak adil ini, dan oleh karena itu kami mengupayakan pengembangan persahabatan dan kerja sama dengan Iran.” (mm/alalam)

DISKUSI: