PM Israel: Kesabaran Kami Sudah Habis terhadap Gaza

0
308

Quds, LiputanIslam.com –  Naftali Bennett dalam sebuah pidato resmi pertama sejak dilantik sebagai perdana menteri Israel menegaskan pihaknya sudah habis kesabaran dan tak akan menoleransi kekerasan dan gangguan.

“Kami tak akan pernah menoleransi kekerasan dan gangguan, sebab kesabaran kami sudah habis… Jalur Gaza harus terbiasa dengan konsep-konsep lain Israel untuk inisiasi, serangan dan inovasi,” katanya pada momen peringatan korban Operasi Protective Edge atau Perang Gaza 2014, Ahad (20/6).

“Kami tak berniat menimpakan kerugian pada orang yang tak berusaha membunuh kami, kami juga tak membenci mereka yang disandera oleh musuh yang keras dan kejam. Tapi di saat yang sama, musuh-musuh kita harus belajar kaidah; kami tak akan pernah menoleransi kekerasan dan gangguan, kesabaran kami sudah habis,” lanjutnya.

Bennett menyebutkan, “Penduduk sekitar Gaza bukanlah warga kelas dua, mereka berhak hidup tentram dan aman seperti warga Israel lainnya.”

Mengenai tentara Israel yang ditawan oleh para pejuang Palestina di Gaza sejak tahun 2014, Bennett mengatakan, “Hadar Goldin dan Oron Shaul sudah tujuh tahun ditawan, dan ini adalah waktu lama yang tak lazim, kami akan mengerahkan segenap upaya kami untuk memulangkan mereka.”

Pekan lalu Israel melancarkan serangan udara ke Gaza untuk pertama kalinya sejak pemberlakuan gencatan senjata antara Israel dan Gaza. Serangan itu dilakukan menyusul maraknya penerbangan balon api dari Gaza ke wilayah Israel, yang menyebabkan terjadinya kebakaran di banyak titik lahan terbuka. (mm/raialyoum)

Sinwar Janjikan Pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Shalat di Sana

Perang Mendatang Mengenai Quds akan Berskala Regional, Ini Sebabnya

DISKUSI: