PM Israel Berkunjung ke UEA, Ini Hasil Jajak Pendapat Saudi tentang Hubungan dengan Israel

0
465

Amman, LiputanIslam.com –  Institut Washington menyodorkan hasil jajak pendapat baru yang mengungkap pendirian Arab Saudi dalam berbagai isu internasional, termasuk normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis Israel.

Jajak pendapat tersebut menyatakan “hanya 16 persen orang Saudi yang memandang normalisasi Arab dengan Israel sebagai langkah positif, sementara 77 persen melihatnya sebagai negatif.”

Sementara itu, hampir setengah dari orang Saudi menilai penting hubungan baik dengan China, dan kemudian di susul  dengan nama Amerika Serikat dan Rusia, yang masing-masing secara statistik mendapat suara 44 dan 45 persen.

Menurut Institut Washington, angka-angka ini mengkonfirmasi pola yang secara umum masih stabil selama beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett tiba di UEA pada Ahad malam (12/12) dalam kunjungan resmi pertama kalinya, menyusul kesepakatan normalisasi antara kedua pihak.

Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth sebelumnya di hari yang sama melaporkan bahwa Bennett akan bertolak ke UEA dan mengadakan pertemuan singkat dengan putra mahkota UEA, lalu kembali ke Israel.

Yedioth Ahronoth menyebutkan bahwa kunjungan itu sedianya dibarengi oleh wartawan, tapi Kantor Perdana Menteri Israel memutuskan untuk membatalkan keikutsertaan mereka karena faktor pandemi Covid-19.

Kunjungan ini merupakan yang pertama kali setelah terjadi normalisasi hubungan antara Abu Dhabi dan Tel Aviv di bawah naungan AS pada Agustus 2020.  Langkah normalisasi ini dipercepat untuk mencakup semua bidang meskipun oleh banyak pihak dianggap sebagai pengkianatan terhadap Palestina. (mm/railayoum/alalam)

Baca juga:

Jenderal Iran: Israel akan Musnah Jika Menyerang Iran

Miliki Senjata Nuklir, Israel Disebut Tak Bakal Serang Iran

DISKUSI: