PM Irak: Dialog dengan AS Bertumpu Pada Pandangan Otoritas Keagamaan dan Kebutuhan Irak

0
76

Baghdad, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Irak Mustafa Al-Kadhimi menyatakan bahwa dialog strategis antara Irak dan Amerika Serikat (AS) akan bergantung pada pendapat otoritas keagamaan tertinggi serta parlemen dan kebutuhan Irak.

Dalam konferensi pers di Baghdad, Kamis, (11/6/2020), Al-Kadhimi memastikan “pemerintah bergantung pada pelestarian kedaulatan Irak dalam dialog dengan Amerika”.

Dia menjelaskan bahwa pihak Irak dalam dialog itu akan fokus pada masalag kedaulatan. Dia juga menekankan keharusan Irak menjadi pentas perdamaian, bukan ajang konflik antarkekuatan eksternal, seakan menyinggung konflik antara AS dan Iran di Irak dan kawasan Timteng secara umum.

Baca: Moqtada Sadr: Unjuk Rasa Warga Irak Sudah Menyimpang dari Jalurnya

Perdana Menteri Irak menyebutkan bahwa mencapai kedaulatan dan mempertimbangkan kepentingan negara adalah salah satu prioritas dalam dialog dengan AS. (mm/alalam)

DISKUSI: