Petinggi Hamas Mahmoud Al-Zahar Mengaku Pernah Menerima  Dana 22 Juta Dolar dari Jenderal Soleimani

0
293

Mahmoud Al-Zahar saat berkunjung ke Iran

London, LiputanIslam.com –  Pemimpin dan mantan menteri luar negeri Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Mahmoud al-Zahar, mengaku pernah menerima dana sebesar US$ 22 juta dari Alm. Letjen Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Pengakuan itu dia sebutkan dalam sebuah rekaman video yang diunggah belakangan ini oleh aktivis di Twitter.

“Pertemuan pertama dengan martir Qassem Soleimani, setelah saya mengambil alih Kementerian Luar Negeri pada tahun 2006, dan saya pergi ke beberapa negara, termasuk Iran,” kata Al-Zahar.

Dia menambahkan bahwa presiden Iran saat itu, Mahmoud Ahmadinejad, memintanya menghubungi Soleimani setelah Hamas mengajukan beberapa permohonan kepada Teheran.

“Dalam pertemuan itu kami sampaikan kepadanya bahwa masalah utama adalah gaji pegawai, situasi sosial, dan bantuan yang harus diberikan kepada masyarakat ketika blokade dilakukan terhadap kami setelah kami sukses dalam pemilu.”

Dalam rekaman video wawancara itu Al-Zahar juga menjelaskan bahwa permohonan itu segera mendapat respon langsung dari Soleimani, dan satu hari kemudian Al-Zahar mendapat dana sebesar  US$ 22 juta.

“Kesepakatannya semula lebih besar dari itu, tapi kami sembilan orang tak sanggup membawa lebih besar dari itu… Jadi, kesan pertama saya tentang pria ini ialah bahwa dia adalah sosok yang jujur,” ungkap Al-Zahar. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Komandan Pasukan Quds IRGC Kecam Saudi dan Janjikan Pembalasan Darah Jenderal Soleimani

Iran Ingatkan Normalisasi Saudi-Israel hanya akan Mengusik Keamanan Saudi sendiri

DISKUSI: