Petinggi Hamas: Ledakan Perlawanan Anti-Israel akan Segera Terjadi di Tepi Barat

0
31

Beirut, LiputanIslam.com –   Wakil Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Salih al-Aoruri, menyatakan bahwa ledakan perlawanan (muqawamah) anti-Zionis Israel akan terjadi lebih cepat dari apa yang diperkirakan oleh sebagian orang.  Dia juga menyebutkan ihwal bantuan Iran dan jenderal tersohornya, Qasem Soleimani, kepada para pejuang Palestina.

“Kami percaya bahwa berinteraksi dengan rezim pendudukan, Israel, tidak akan mendatangkan manfaatkan apapun bagi bangsa kami, kecuali dengan muqawamah secara menyeluruh. Bangsa kami, Palestina, tidak mengubah keyakinan dan pendiriannya, yang tidak menerima pendudukan ini, dan akan melawannya sampai rezim ini tercerabut,” ujarnya kepada saluran Al-Mayadeen yang berbasis di Libanon, Kamis malam (22/5/2020).

Dia melanjutkan, “Kami mengandalkan bangsa kami di Tepi Barat, Gaza, dan lain-lain, serta internal sendiri, dan kami berusaha agar pendirian ini menjadi faktor pertama dalam perlawanan terhadap rencana aneksasi (Israel atas beberapa daerah di Tepi Barat).”

Menurutnya, Hamas berusaha memobilisasi semua barisan agar nanti ada reaksi bangsa Palestina yang luas dan nyata dalam perlawanan terhadap rencana keji tersebut.

Dia menyatakan bahwa kembalinya perlawanan bersenjata di Tepi Barat “sangat mungkin terjadi, dan bahkan mungkin akan lebih cepat dari apa yang dibayangkan oleh sebagian orang”.

Al-Arouri menekankan bahwa jika Israel melakukan tindakan tertentu untuk memuluskan rencana pencaplokan wilayah di Tepi Barat maka  “ini akan mendekatkan kami dengan ledakan intifada luar biasa yang akan mengubah kenyataan ini, dan menjadi reaksi kongkret dan operasional terhadapnya.”

Baca: Pidato Lengkap Ayatullah Khamenei: Israel adalah Virus Yang Wajib Diperangi

Wakil Ketua Biro Politik Hamas menyambut baik keputusan otorita Palestina mencabut kesepakatan-kesepakatannya dengan Israel dan menghentikan koordinasi keamanan dengannya.

Mengenai hubungan Hamas dengan Iran dia mengatakan, “Iran memberi Hamas dan gerakan-gerakan muqawamah lain segala senjata dan dukungan lain yang mereka perlukan, dan selama beberapa tahun hubungan ini Iran tak pernah menolak permintaan apapun untuk menyokong resistensi Palestina.”

Baca: Sayid Nasrallah Bersumpah Lanjutkan Perjuangan Qasem Soleimani untuk Pembebasan Qud

Mengenai jenderal tersohor Iran, Qasem Soleimani, yang terbunuh oleh serangan udara AS di Baghdad pada Januari 2020, Al-Arouri mengungkapkan bahwa Soleimani pernah ada di pusat komando militer bersama para komandan Hamas di Damaskus, ibu kota Suriah, ketika Israel menyerang Gaza pada akhir tahun 2008 dan awal tahun 2009.

Dia juga menyebutkan bahwa pengganti Qasem Soleimani, Brigjen Esmail Ghaani, meneruskan koordinasi dan dukungan kepada muqawamah Palestina. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS: