Iran Luncurkan Pesawat Simorg Buatannya

0
53

Teheran, LiputanIslam.com  Iran meluncurkan pesawat angkut Simorq (Phoenix) yang diproduksi oleh para ahli dari Organisasi Industri Penerbangan Iran.

Peluncuran itu dilakukan dalam upacara yang diikuti oleh Menteri Pertahanan Brigjen Mohammad Reza Ashtiani di provinsi Isfahan, Kamis (19/5).

Dalam kata sambutannya, Ashtiani mengatakan,”Mengingat perkembangan di kawasan dan ancaman terhadap Republik Islam, pesawat memainkan peran penting dalam transportasi kargo, personel, dan dukungan untuk angkatan bersenjata di medan perang.”

Dia menjelaskan bahwa pesawat angkut Simorq adalah versi yang didesain ulang dan canggih dari generasi yang sama, dan cocok untuk kebutuhan negara dan Angkatan Bersenjata. .

Menurutnya, Simorq dilengkapi material yang sepenuhnya berasal dari dalam negeri dan berteknologi tinggi serta dirancang sesuai dengan kondisi iklim Iran serta standar dan peraturan internasional.

Iran telah membuat kemajuan besar dalam pembuatan berbagai jenis pesawat, termasuk pesawat nirawak (UAV/drone).

Di hari yang sama Juru bicara Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Abolfazl Shekarchi mengatakan bahwa Iran memiliki keunggulan dalam produksi drone di kawasan sekitarnya, sehingga memungkinkan negara ini untuk memenuhi kebutuhannya sambil bekerja sama dengan negara-negara kawasan lain dalam produksi drone pengintai.

Dalam upacara resmi di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, pada Selasa lalu Iran meresmikan pabrik drone multi-peran Ababil 2 yang dikembangkan sendiri di Tajikistan dalam upaya untuk mempromosikan pertahanan bersama dan kerja sama militer.

Pada upacara peluncuran Simorg, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri mengatakan bahwa berkat jerih payah dan komitmen para pakar dan ilmuwannya, Iran mampu membuat pertumbuhan yang signifikan dalam semua dimensi militer dan pertahanan, khususnya produksi drone.

“Hari ini kita dalam posisi dapat mengekspor peralatan militer ke negara-negara sekutu dan sahabat selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri guna meningkatkan keamanan dan perdamaian abadi,” katanya.

Baqeri menyebut pembukaan pabrik Ababil 2 di Tajikistan sebagai titik balik dalam kerja sama militer antara kedua negara.

Dia mengatakan,”Insya Allah, di masa depan kita akan melihat lebih banyak kerja sama dan interaksi pada semua tingkat pertahanan militer antara Iran dan Tajikistan.” (mm/alalam/fna)

Baca juga:

Pakar AS: Iran Menang dalam Konflik dengan AS

Raja Yordania: Iran Mengisi Kekesongan yang Ditinggalkan Tentara Rusia di Suriah

DISKUSI: