Pertama Kali, Ansarullah Pamer Foto Keberhasilannya Membebaskan Distrik Al-Jowba di Ma’rib

0
372

Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan Ansarullah Yaman untuk pertama kalinya memperlihatkan foto-foto keberadaannya di kota Al-Jadid, pusat distrik Al-Jowba, Provinsi Ma’rib.

Pasukan Ansarullah dan tentara Yaman yang bersekutu dengannya pada hari Selasa (26/10) berhasil membebaskan kota Al-Jadid setelah memenangi salah satu pertempuran sengit di Provinsi Ma’rib, kubu pertahanan terakhir pemerintahan presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Di kota itu pasukan Ansarullah memasuki komplek pemerintahan kota Al-Jadid setelah ratusan pasukan bayaran Saudi menyerah dan beberapa lainnya kabur ke kota Ma’rib, ibu kota Provinsi Ma’rib.

Pembebasan Al-Jowba oleh tentara Yaman dan Ansarullah tergolong dini, mengingat di distrik itu terdapat sejumlah gedung pemerintahan. Pembebasan ini juga membuat jumlah distrik yang berhasil dibebaskan oleh Ansarullah bertambah dari 12 menjadi 14 distrik di Provinsi Ma’rib.

Ansarullah dan sekutunya kini mengepung kota Ma’rib dari tiga arah utara, barat dan selatan. Dari tiga arah ini mereka secara militer unggul dan dapat menyebabkan beralihnya pertempuran ke pinggiran kota itu.

Mereka juga dilaporkan berhasil memperketat kepungannya terhadap kota Ma’lab yang menjadi markas terakhirpasukan koalisi dan para antek bayarannya di Provinsi Ma’rib. Hal ini juga membuat pasukan Ansarullah mendekati gerbang selatan Ma’rib pada jarak hanya beberapa kilometer.

Sejak tujuh tahun silam Yaman dilanda perang yang, menurut laporan PBB, telah menyebabkan ratusan ribu orang tewas, dan 80% penduduknya yang berjumlah sekira 30 juta orang bergantung pada bantuan di tengah kondisi kemanusiaan yang terburuk di dunia.

Perang itu berkobar antara kubu gerakan Ansarullah (Houthi) dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan.

Namun demikian, Ansarullah dan tentara Yaman ternyata semakin tangguh dan bahkan gencar melesatkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi sebagai balasan atas blokade dan serangan udara Saudi dan sekutunya.  (mm/alalam)

Baca juga:

Pasukan Hadi Mengeluh Diabaikan Saudi dalam Perang Ma’rib

Perang Yaman, Pasukan Ansarullah Hampir Bebaskan Distrik Murad di Ma’rib

DISKUSI: