Pasukan Hadi Mengeluh Diabaikan Saudi dalam Perang Ma’rib

0
281

Sanaa,LiputanIslam.com-Mengutip dari sumber di Kemenhan Pemerintahan Mansour Hadi, kanal televisi Belqees menyatakan, Koalisi Saudi terlalu melebih-lebihkan statistik serangannya terhadap Tentara dan Komite Rakyat Yaman.

Beberapa hari lalu, Koalisi Saudi-UEA mengklaim telah membombardir basis-basis Tentara Yaman sebanyak 88 kali di barat Provinsi Ma’rib. Namun Belqees mengabarkan, serangan-serangan Koalisi selama 7 hari terakhir tidak lebih dari 30 serangan.

Sumber yang sama juga mengabarkan, Riyadh telah menghentikan dukungannya untuk anasir pasukan Hadi dalam perang Ma’rib versus pasukan Sanaa.

”Saudi tengah mengeluarkan perangkat pertahanan dan sisa-sisa pasukannya dalam beberapa bulan terakhir. Saudi secara tidak jelas telah mengubah sikapnya (terkait perang di Ma’rib),”kata sumber tersebut kepada Belqees.

Ia berkata, jika Saudi benar-benar serius ingin membendung pergerakan Ansharullah, seharusnya Saudi tidak membawa pergi sistem-sistem pertahanan udaranya, serta tidak meninggalkan pasukan Hadi sendirian di hadapan serangan-serangan Houthi (Ansharullah), pesawat nirawak, dan rudal-rudal balistik Sanaa.

Para pengamat menilai bahwa perubahan sikap Riyadh ini disebabkan tekanan-tekanan yang diterimanya terkait perang Yaman, juga berkaitan dengan “rivalitas rahasia di dalam Rezim Saudi.”

Belqees menyatakan bahwa Saudi dan UEA bukan lagi satu-satunya pemain di Yaman. Namun Inggris dan sejumlah negara lain juga bermain di Yaman, serta memburu kepentingan mereka di perairan dan pelabuhan-pelabuhan strategis negara itu. (af/fars)

Baca Juga:

Perang Yaman, Pasukan Ansarullah Hampir Bebaskan Distrik Murad di Ma’rib

Saudi Mulai Mengimpor lagi Komoditas Iran

DISKUSI: