Pertahanan Udara Suriah Cegat Serangan Rudal Israel

0
680

SONY DSC

Damaskus, LiputanIslam.com –  Pertahanan udara Suriah telah mencegat sejumlah rudal Israel di angkasa kota kuno Palmyra di provinsi Homs di bagian tengah Suriah.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, Senin malam (20/19/2020), melaporkan bahwa Unit pertahanan udara militer Suriah menanggapi agresi Israel di angkasa Palmyra hingga “sejumlah rudal musuh telah tertembak jatuh”.

Media Israel mengklaim bahwa situs yang diserang adalah T4 di Homs, sebuah pangkalan yang sebelumnya pernah beberapa kali diserang Israel.

Saluran TV Al Mayadeen yang berbasis di Beirut, Libanon, juga melaporkan bahwa “serangan Israel ditujukan ke sasaran militer di bandara utara Palmyra.”

Dilaporkan bahwa serangan Israel itu terjadi sekira pukul 23.00 di wilayah Homs, sekitar 150 km barat Palmyra.

Pada akhir Maret lalu tentara Suriah juga telah mencegat sejumlah rudal yang ditembakkan oleh jet  tempur Israel ke provinsi yang sama. Dalam insiden 31 Maret, rudal Israel menerobos zona udara Lebanon sebelum kemudian dicegat oleh pertahanan udara tentara Suriah.

Baca: Iran Diduga Menduplikasi Misil Canggih Israel yang Tertembak Jatuh di Suriah

Rezim Zionis Israel biasa tutup mulut terkait serangannya ke Suriah, yang umumnya dilancarkan sebagai reaksi spontan terhadap peningkatan keberhasilan pemerintah Suriah dalam menghadapi terorisme.

Rezim ilegal penjajah Palestina itu merupakan pendukung utama kelompok-kelompok teroris di Suriah sejak negara yang dipimpin Presiden Bashar Assad ini dilanda pemberontakanpada Maret 2011.

Baca: Di Tengah Pandemi Covid-19, Demonstran di Israel Gelar Aksi Melawan Netanyahu

Tentara Suriah telah merebut kembali banyak daerah yang pernah dikendalikan oleh kelompok-kelompok teroris. Tentara Suriah dan pasukan sekutunya dewasa ini sibuk memerangi benteng terakhir militan di provinsi Idlib dan daerah-daerah di dekatnya di provinsi Aleppo. (mm/presstv)

DISKUSI: