Perkembangan Perang di Ma’rib, 10 Pasukan Bayaran Saudi Asal Sudan Tewas

0
268

Sanaa, LiputanIslam.com –  Sebanyak 10 tentara bayaran Saudi asal Sudan tewas dan 17 lainnya menderita luka dalam pertempuran terbaru dengan dengan pasukan Ansarullah (Houthi) di kawasan Al-Huthaira, provinsi Hajja, dan wilayah perbatasan Yaman-Saudi, Kamis (16/12).

Dalam perkembangan itu, pasukan Ansarullah yang melanjutkan operasi militernya menyerang posisi-poisisi pasukan bayaran asal Sudan serta markas militer pemerintahan presiden pelarian Yaman, Abd Rabbuh Mansour Hadi, di kawasan militer ke-5.

Peristiwa tersebut terjadi manakala pertempuran di provinsi Ma’rib, Yaman, terus berkecamuk antara pasukan Ansarullah dan sekutunya di satu pihak dan pasukan Hadi yang didukung koalisi pimpinan Saudi di pihak lain.

Pemerintah Saudi menyerahkan sebagian besar keamanan perbatasannya kepada pasukan bayaran asal Sudan dan Yaman.

Tak ada data yang akurat mengenai jumlah tentara Sudan di Yaman, namun pada 2 November 2019 Mohammad Hamdan Humaidati yang saat itu menjabat sebagai kepala Dewan Pemerintahan Sudan mengatakan bahwa jumlahnya mencapai 30.000, yang sebagian besar berasal dari pasukan reaksi cepat.

Kemudian, pada 14 Januari 2020, juru bicara pasukan reaksi cepat Sudan Jamal Jomaah mengatakan bahwa tentara negaranya yang bercokol di Yaman sudah berkurang menjadi 657 orang.

Di Sudan sendiri sudah banyak kampanya dari masyarakat luas agar semua tentara negara ini ditarik pulang dari Yaman. (mm/mayadeen)

Baca juga:

Tentara Yaman Belum Kenyang Rontokkan Drone-drone AS

Utusan PBB Peringatkan Terjadinya Perang Kota di Ma’rib

DISKUSI: