Peringati HUT ke-42  Kemenangan Revolusi, Rouhani Sebut Iran Menang Melawan Tekanan AS

0
46

Teheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan negaranya telah mencetak berbagai kemenangan dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat (AS) meski dalam suasana perang ekonomi yang sudah berlangsung tiga tahun.

Dalam pidato sambutan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-42 kemenangan revolusi Islam Iran, Rabu (10/20), dia mengatakan, “Kita berjalan di tengah suasana perang ekonomi sejak tiga tahun silam… Kita mencatat kemenangan-kemenangan dalam menghadapi tekanan AS.”

Mengenai perjanjian nuklir Presiden Iran mengatakan, “Seandainya kita keluar dari perjanjian nuklir setelah Washington menarik diri darinya niscaya Trump mendapatkan apa yang dia inginkan… Sebelum penarikan Washington dari perjanjian nuklir, kita mencatat persentase tertinggi dalam pertumbuhan ekonomi, hal yang menimbulkan kemaran Zionis dan negara-negara (Arab) reaksioner.”

Dia juga mengatakan, “Iran siap menjalankan semua komitmennya apabila 5 plus 1 negara kembali kepada komitmennya.”

Rouhani menambahkan, “Meski ada sanksi namun kita dapat meluncurkan dan memamerkan berbagai proyek ekonomi dan pertumbuhan.”

Presiden Iran memastikan bangsa negara ini tetap solid di tengah tekanan pandemi sekaligus ancaman militer AS dan Israel.

“Dalam perang kita melawan Corona kita akan menang pada tahun depan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa seandainya Iran tak menjadi sasaran perang ekonomi AS, konspirasi Zionis, dan gangguan berbagai kekuataan asing lainnya “niscaya negara ini jauh lebih baik daripada sekarang.”

Menurutnya, Iran telah menemukan cadangan minyak dan gas lebih banyak, dan bangsa negara ini akan menjadi lebih baik lagi pada tahun-tahun mendatang kalender Iran.

“Iran sekarang kuat secara ekonomi dan militer serta merupakan kekuatan pertahanan terbesar di kawasan,” ungkapnya.

Rakyat Iran menandai HUT kemenangan revolusi Islam ke-42 antara lain dengan menggelar pawai mobil dan motor sembari tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.  Suasana terlihat meriah meski tak seperti di masa-masa sebelum pandemi di mana jutaan orang berjalan kaki berpartisipasi dalam pawai-pawai dan rapat akbar.

Dengan perayaan itu mereka kembali menegaskan komitmen mereka kepada dasar-dasar revolusi serta berbagai capaian yang telah diraih, dan mengumandangkan slogan-slogan pembaharuan sumpah setia mereka kepada pemimpin besar revolusi Islam Imam Khomaini.

Mereka juga membawa poster-poster dua martir jenderal legendaris Iran Qassem Soleimani dan tokoh pejuang Irak Abu Mahdi Al-Muhandis untuk menandai keteguhan tekad mereka melawan kekuatan-kekuatan yang mereka sebut mustakibirin atau kubu arogan dunia.(mm/alalam)

Baca juga:

Gawat, Teheran Nyatakan Tekanan Barat Justru Dapat Mendorong Iran Berusaha Membuat Bom Nuklir

Iran akan Ungkap 50-an Pencapaian Nuklirnya

 

DISKUSI: