Perang Makin Berkecamuk, Pasukan Saudi di Yaman Dilaporkan Mulai Ditarik dari Ma’rib

0
163

Ma’rib, LiputanIslam.com – Pasukan Arab Saudi dikabarkan mulai ditarik secara bertahap dari kota Ma’rib, Yaman, bersamaan dengan semakin berkecamuknya pertempuran di sekitar kota ini.

Beberapa sumber khusus mengatakan kepada saluran berita Al-Alam, Jumat (11/2), bahwa Saudi menarik pasukannya yang berkonsentrasi di pangkalan militer Tadawin di sebelah timur Ma’rib.

Menurut sumber itu, gelombang pertama penarikan dilakukan pada hari Jumat dengan menggunakan armada bus khusus yang membawa sejumlah pasukan ke pintu perbatasan Al-Wadi’ah antara Yaman dan Saudi.

Sumber-sumber itu menambahkan bahwa penarikan itu dilakukan setelah tentara Yaman dan para pejuang Lijan Al-Sha’biyah yang berafiliasi dengan Ansarullah (Houthi) mengepung Ma’rib dari tiga jalur.

Perkembangan situasi di medan laga yang menguntungkan Ansarullah ini menimbulkan kekhawatiran para komandan pasukan koalisi pimpinan Saudi akan resiko bahaya dalam perkembangan selanjutnya.

Sumber-sumber itu menduga penarikan akan terus dilakukan bersamaan dengan meningkatnya skala pertempuran di mana kubu Ansarullah dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung pasukan koalisi sama-sama mengerahkan pasukan dalam jumlah besar.

Ma’rib merupakan daerah kaya minyak yang juga menjadi benteng pertahanan terakhir kubu Mansour Hadi. Pertempuran sengit di sana antara kedua kubu sudah berlangsung sejak beberapa bulan silam. (mm/alalam)

Baca juga:

Koalisi Saudi Curi Kapal Bermuatan Gas Rumahan untuk Rakyat Yaman

Pesawat Terbakar di Bandara Abha, Saudi dan AS Kutuk Ansarullah Yaman

DISKUSI: