Sanaa, LiputanIslam.com – Pemimpin Gerakan Ansarullah di Yaman Sayid Abdul Malik Badruddin Al-Houthi telah menerima kunjungan wakil Gerakan Jihad Palestina (PIJ) di Yaman, Ahmad Barakah, Jumat (16/6).
Pada kesempatan itu Sayid Abdul Malik menegaskan kembali “pendirian solid dan prinsipal” Yaman dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina melawan entitas Zionis Israel.
Dia juga tak lupa mengapresiasi heroisme PIJ dan gerakan-gerakan resistensi Palestina lainnya dalam pertempuran terbaru yang lazim disebut “Tsa’ar Al-Ahrar” (Balasan Kaum Merdeka) di mana para pejuang resistensi Palestina di Jalur Gaza, terutama PIJ, telah dengan gagah berani berperang melawan Rezim Zionis, meski harus mempersembahkan sejumlah syuhada dari kalangan komandannya.
Pada Mei lalu, pasukan Israel melancarkan serangan ke Gaza yang menggugurkan empat komandan PIJ dan sejumlah warga sipil lainnya, dan para pejuang Gaza pun menggempur Israel dengan ratusan roket yang sedikitnya menewaskan dua orang di Israel.
Sayid Abdul Malik menegaskan bangsa Yaman akan selalu memberikan segala bentuk dukungan kepada rakyat dan gerakan-gerakan resistensi Palestina.
Di pihak lain, Ahmad Barakah berterima kasih atas komitmen dan konsistensi bangsa Yaman dalam isu Palestina. Dia juga mengapresiasi peran dan keberanian Sayid Abdul Malik Al-Houthi dalam masalah Palestina.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PIJ, Ziyad Al-Nakhalah, berkunjung ke Iran, negara pendudukung Ansarullah Yaman, dan menemui Pemimpin Besar Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei.
Dalam pertemuan itu, Ayatullah Khamenei mengucapkan selamat atas keberanian PIJ dalam pertempuran terbaru di Gaza tersebut.
Di pihak lain, Al-Nakhalah mengapresiasi atas dukungan Iran kepada Jihad Islam. Dia juga mengaku pihaknya telah mengidentifikasi kelemahan Israel, dan mengetahui cara melawan Israel.
PIJ dan Israel mencapai gencatan senjata yang ditengahi oleh Mesir.
Konflik Israel-Palestina meningkat di Tepi Barat di bawah pemerintahan kanan Israel. Sejak awal tahun ini, ratusan orang Palestina gugur di Tepi Barat dan Al-Quds, dan jumlah itu tercatat sebagai yang tertinggi dalam dua dekade. (mm/alalam/mee)
Baca juga: