PBB Kecam Pembunuhan Jenderal Soleimani oleh AS

0
93

Jenewa, LiputanIslam.com – Pelapor Khusus PBB tentang eksekusi di luar pengadilan, Agnes Callamard, mengecam keras tindakan Amerika Serikat (AS) membunuh Jenderal Iran Qassem Soleimani.

Dalam laporan Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang dirilis di Jenewa, Kamis (9/7/2020), Callamard mengatakan dunia tidak bisa membiarkan masalah ini menjadi preseden berbahaya.

“Pembunuhan yang menyasar Jenderal Soleimani pada Januari 2020 adalah insiden pertama yang diketahui di mana suatu negara menggunakan dalih bela diri sebagai pembenaran atas serangan terhadap perwakilan suatu negara di wilayah negara lain, yang berarti terlibat dalam (pelanggaran) larangan penggunaan kekuatan militer yang termaktub dalam Pasal 2 (4) Piagam PBB,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa tindakan AS itu dapat ditiru oleh negara-negara lain dalam pergaulan internasional.

Menurut laporan Callamard, sebanyak 102 negara lain memiliki drone, yang 40 di antaranya entah sudah memilikinya ataupun sedang dalam proses pembelian, dan beberapa negara termasuk Israel, Irak, Iran, Inggris, Amerika Serikat dan Turki telah menggunakan drone yang terkadang untuk melakukan pembunuhan. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Iran akan Memperkuat Pertahanan Udara Suriah

Iran Pastikan Insiden Natanz Tak Pengaruhi Proyek Nuklirnya

DISKUSI: