Pasar Saudi Mulai Aksi Boikot Produk Turki

0
132

Riyadh, LiputanIslam.com –  Di tengah ketegangan politik yang terus berlanjut antara Riyadh dan Ankara, Abdullah Al-Othaim Markets di Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka telah berhenti mengimpor produk Turki, sembari menegaskan bahwa para pemimpin dan pemerintah Kerajaan Saudi adalah “garis merah” bagi mereka.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat (16/10/2020), perusahaan itu menyatakan, “Kami menjelaskan kepada pelanggan kami yang terhormat bahwa departemen perusahaan ini telah diperintahkan untuk berhenti mengimpor semua produk Turki dari Turki, berhenti memasoknya dari pemasok lokal, dan untuk bekerja cepat mengosongkan stok produk ini di semua cabang dan gudang serta tidak membuat permintaan baru. ”

Abdullah AlOthaim Markets menambahkan, “Keputusan ini datang sebagai solidaritas dengan kampanye kerakyatan untuk pemboikotan, dan sebagai kepercayaan perusahaan ini pada kewajiban nasionalnya, dan sebagai tanggapan terhadap perlakuan pemerintah Turki terhadap tanah air tercinta kami.”

Perusahaan kemudian menegaskan, “Para pemimpin kami, pemerintah kami, dan keamanan kami adalah garis merah yang boleh diusik. Salam dan rasa hormat kepada saudara kami, rakyat Turki, yang jauh dari perilaku keji pemerintah mereka.”

Hubungan antara Turki dan Saudi mengalami ketegangan sejak beberapa tahun lalu akibat persoalan kebijakan luar negeri dan perlakuan terhadap kelompok-kelompok politik berlabel Islamis, terutama setelah pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi, pada 2 Oktober 2018, di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. (mm/rta)

Baca juga:

Turki Ringkus Terduga Mata-Mata UEA

Wawancara dengan Media Saudi, Pejabat Intelijen Israel: Assad Semestinya Dibunuh

DISKUSI: