Parlemen Irak Serukan Pengungkapan Para Oknum yang Terlibat Pembunuhan Jenderal Soleimani

0
145

Baghdad, LiputanIslam.com   Parlemen Irak mendesak “pemerintah dan kehakiman mengambil tindakan serius untuk mengungkap para oknum yang terlibat dalam pembunuhan mantan wakil ketua relawan Al-Hashd Al-Shaabi, Abu Mahdi Al-Muhandis, dan mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayjen Qassem Soleimani, di dekat Bandara Internasional Baghdad.

Seorang anggota Parlemen Irak, Muhammad al-Baldawi, kepada Badan Informasi Irak mengatakan, “Kesempatan sekarang sudah matang bagi pemerintah dan pengadilan untuk meminta pertanggungjawaban semua orang yang diduga terlibat dalam kejahatan Bandara setelah mereka dikeluarkan dari jabatan-jabatan pemerintahan. Kesempatan telah tersedia bagi mereka untuk menyelidiki dengan serius dan menemukan penjahat yang sebenarnya.”

Al-Baldawi menambahkan, “Pihak yang bertanggung jawab melakukan operasi teror dan alat yang digunakan dalam kejahatan itu diketahui, tapi sekarang kami sedang mencari siapa yang terlibat dalam kejahatan ini dan siapa yang menyampaikan informasi kepada musuh.”

Dia menjelaskan,  “Ada pihak-pihak yang terlibat dalam pembunuhan para pemimpin kubu kemenangan ini, dan parlemen harus bersikap tegas terkait kasus ini.”

Juni lalu, pengadilan Iran mengungkapkan jumlah negara yang berpartisipasi dalam pembunuhan itu, dan menekankan keharusan menuntut negara-negara tersebut.

Sekretaris Komite Hak Asasi Manusia Iran, Kazem Ghareebabadi, menyebutkan bahwa sejumlah orang telah diidentifikasi di Inggris, AS, Jerman, Yordania, dan lainnya.

Dia menambahkan, “Berkas ini sedang dipelajari di tiga tingkat, yang pertama di pengadilan Irak, yang kedua di pengadilan Iran, dan yang ketiga di tingkat internasional, karena tujuh negara berpartisipasi dalam pembunuhan ini, dan kami mencapai kesepahaman dengan Irak untuk membentuk komite investigasi bersama untuk mempercepat keputusan atas berkas ini.”

Pada 3 Januari 2020, pasukan AS menyerang Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi Al-Muhandis hingga keduanya gugur tak lama setelah mereka meninggalkan Bandara Baghdad. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Analis Irak: AS Dalang di Balik Bangkitnya Sel-sel Tidur Teroris di Irak dan Suriah

Iran Sebut Tudingan Barat Mengenai Ukraina Pertanda Efektivitas Drone Iran

DISKUSI: