Para Pejuang Palestina Bersumpah akan Kembali Beraksi jika Israel Bertingkah lagi di Quds

0
332

Gaza, LiputanIslam.com –  Markas gabungan faksi-faksi pejuang Palestina di Jalur Gaza menyatakan pihaknya “memantau dari dekat” perilaku kaum Zionis Israel di kota Quds (Yerussalem), dan akan bertindak tegas jika Israel memutuskan untuk kembali kepada kondisi sebelum tanggal 11 Mei 2021.

Dalam sebuah statemennya, Senin (7/6), markas itu menyinggung perkembangan situasi yang mengeruh lagi terkait dengan parade bendera yang dilakukan oleh kaum Zionis serta keadaan di Sheikh Jarrah dan kota Quds secara umum.

Atas dasar itu, markas gabungan pejuang Palestina menyatakan, “Bangsa kami dan para pejuangnya dari semua kelompok telah berjuang dengan penuh gagah berani melawan musuh, Zionis, dalam Perang Pedang Quds, dan dengan persatuan dan solidaritasnya serta dengan beragam fasilitas resistensinya mereka mampu menyungkurkan batang hidung rezim pendudukan ke tanah, menggagalkan rencana-rencananya yang bertujuan memaksakan realitas baru di kota suci dengan cara mengusir dan mengejar penduduknya dan berusaha memaksakan pembagian jadwal dan lokasi kunjung di Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.”

Markas gabungan pejuang Palestina di Gaza mengucapkan selamat kepada seluruh anak bangsa Palestina dengan semua golongannya dan di manapun mereka berada atas keberhasilan mengukuhkan kehendaknya di depan Israel di masa lalu serta mengandaskan semua rencana rezim Zionis ini untuk menuntaskan perkara Palestina secara sepihak di masa mendatang.

Faksi-faksi pejuang Palestina juga menyerukan kepada semua orang Palestina di Quds, Tepi Barat dan di Israel (Palestina pendudukan 1948) untuk terus berupaya menghadang musuh dan “membakar tanah tempat musuh berdiri dengan berbagai cara, dan tidak membiarkannya memuluskan rencana Judaisasi dan permukiman.

Para pejuang Palestina di Gaza lantas memastikan bahwa mereka siap beraksi lagi untuk mendukung upaya itu pada saatnya yang tepat.

Seperti diketahui, pertempuran antara para pejuang Palestina di Gaza dan pasukan Zionis Israel selama 11 hari (10-21 Mei 2021) telah menggugurkan lebih dari 250 orang di Gaza dan 27 orang yang di Tepi Barat serta menewaskan 13 orang di Israel. Perang ini dipicu oleh ulah kaum Zionis di Quds, terutama di komplek Masjid Al-Aqsa. (mm/alalam)

Berita Terkait:

Tak Peduli Peringatan Hamas, Polisi Israel Setujui Parade Bendera di Quds

Hamas Publikasikan Foto Tawanan Israel, Ini Reaksi Emosional Tel Aviv

 

DISKUSI: