Pangkalan Udara AS di Irak Diserang Dengan Tiga Drone

0
653

Pangkalan Militer Ain al-Assad. Sumber: Presstv

Baghdad, LiputanIslam.com –   Pangkalan udara Ain Al-Assad di provinsi Anbar, Irak barat, terkena serangan drone berbahan peledak.

Saluran telegram Saberen News yang kerap menyampaikan berita-berita militer terkait pasukan AS di Irak melaporkan bahwa pangkalan udara itu menjadi sasaran serangan yang menggunakan tiga unit drone, namun belum ada keterangan  mengenai dampak serangan tersebut.

Juru bicara pasukan koalisi yang dipimpin AS, Kolonel Wayne Marotto, pada bulan Maret lalu menyatakan bahwa pangkalan itu mendapat serangan 10 roket Katyusha.

Pangkalan udara Ain Al-Assad di barat dan Pangkalan Udara Harir di utara kota Arbil menjadi pangkalan utama militer AS yang jumlahnya diperkirakan sekira 7000 personil.

Sesuai keputusan parlemen Irak pada Januari 2020 yang menuntut pengeluaran pasukan AS dari Irak, status keberadaan pasukan AS di Negeri 1001 tersebut menjadi ilegal sehingga oleh rakyat dinyatakan sebagai pasukan pendudukan.

Saberen News dan beberapa media Irak lain yang dekat dengan Poros Resistensi juga melaporkan bahwa sebuah konvoi logistik militer AS mendapat serangan di provinsi Anbar pada hari yang sama.

Disebutkan bahwa konvoi itu terdiri dari beberapa mobil dan satu truk yang mengangkut roket dan rudal di dekat Ain al-Assad, dan terkena ledakan bom jalanan di kilometer 160 jalan raya Anbar.

Sebuah kelompok yang menamakan dirinya “Ashhabul Kahfi” menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu.

Sehari sebelumnya, Bandara Arbil yang dijadikan oleh pasukan AS sebagai pangkalannya juga mendapat serangan drone hingga menimbulkan kebakaran dan terlukanya satu kontraktor AS. (mm/fna)

Baca juga:

[Video:] Bom Mobil Guncang Baghdad, Belasan Orang Tewas dan Luka

Diserang Pejuang Irak, Para Agen Intelijen Israel Tewas dan Luka

DISKUSI: