Pangkalan Militer AS di Suriah Digempur Roket

0
32

Damaskus, LiputanIslam.com  Pangkalan militer ilegal terbesar AS di Suriah mendapat serangan roket, beberapa jam setelah instalasi lain yang menampung pasukan AS juga menjadi sasaran proyektil.

Harian Suriah al-Watan, Ahad (18/9),  melaporkan bahwa serangan itu menyasar pos terdepan AS di ladang minyak al-Omar di Provinsi Dayr al-Zawr Suriah timur hingga terjadi kobaran api dan kepulan asap tebal, dan militer AS pun segera menerbangkan helikopter untuk pemantauan kawasan sekitar.

Reporter kantor berita Rusia Sputnik menyebutkan serangan itu  tergolong “paling sengit” di antara serangan-serangan serupa yang pernah terjadi sebelumnya terhadap pangkalan tersebut..

Dia menjelaskan bahwa roket menghantam tempat-tempat sensitif di pos terdepan dan terdengar beberapa ledakan besar.

“Suara ledakan terdengar dari dalam komplek pada malam ini setelah sejumlah rudal jatuh di ladang minyak al-Omar, pangkalan terbesar pendudukan Amerika, di sebelah timur Deir ez-Zor,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Ledakan itu diikuti oleh kobaran api dan kepulan asap dari dalam ladang minyak, dan beberapa ambulan memasukinya. Pasukan pendudukan AS kemudian melakukan penerbangan perang dan pengintaian di atas Ladang Al-Omar dan daerah sekitarnya. Tidak ada laporan adanya korban cedera di antara tentara pendudukan AS yang tinggal di komplek itu.”

Pangkalan militer AS di Suriah itu juga menjadi sasaran serangan serupa beberapa hari lalu, dan dilaporkan bahwa serangan tersebut hanya menimbulkan kerusakan materi.

Tentara AS dan sekutunya dalam koalisi berkedok perang melawan ISIS menduduki setidaknya 28 situs militer yang dinyatakan di Suriah. Situs-situs itu  tersebar di tiga  provinsi  Al-Hasakah (17 situs), Deir ez-Zor (9 situs) dan Homs (2 situs).

AS memperluas kehadiran pasukannya di Suriah sejak 2017, meskipun Suriah dan sekutunya sudah berhasil mengalahkan ISIS pada tahun itu. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Hamas Mengaku Bertekad Kembangkan Hubungan dengan Suriah

Pasukan Udara Suriah dan Rusia Gempur Basis Pelatihan Kawanan Teroris di Idblib

DISKUSI: