Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

Militer Iran Tuding AS dan Israel Tunggangi Aksi Demo di Libanon dan Irak

Published 08/11/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Qum, LiputanIslam.com –  Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Bagheri menuding AS dan Israel menggalang konspirasi untuk menunggangi gelombang unjuk rasa di Libanon dan Irak demi mendatangkan pemerintahan yang bersedia membuntuti keduanya.

Dalam sebuah festival militer di kota Qum, Iran, Bagheri menjelaskan bahwa gelombang unjuk rasa di Irak berlanjut sejak 1 Oktober lalu dan telah menjatuhkan korban tewas lebih dari 250 orang, sedangkan unjuk rasa rasa di Libanon yang bermula sejak 17 Oktober lalu telah menyebabkan Saad Hariri mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri.

“AS dan Israel ingin menjauhkan bangsa Irak dan Libanon dari otoritas masing-masing, namun otoritas keagamaan dan rakyat di negara-negara ini melawan konspirasi itu,” ujarnya.

Aksi protes berlangsung di Lebanon sejak 17 Oktober lalu. Massa mengecam kenaikan pajak dalam anggaran 2020, dan kemudian menuntut para elit politisi yang ada selama ini agar menyingkir.

Setelah gelombang demo berlangsung lebih dari 20 hari, krisis tampaknya terhenti karena semua kelompok tetap teguh pada sikap masing-masing di tengah kekhawatiran akan semakin memburuknya situasi negara yang terdera krisis ekonomi terburuk sejak perang saudara 1975-1990 ini.

Baca: Layaknya Daesh, Plot Baru AS di Irak Akan Menuai Kegagalan

Hariri mengundurkan diri dari pemerintahannya pada 29 Oktober, sedangkan elit penguasa lain bertahan pada posisinya bersama janji Presiden Michel Aoun untuk membangun negara sipil, mereformasi ekonomi, dan memerangi korupsi melalui penyelidikan yang “tidak akan mengecualikan pejabat mana pun.”

Sedangkan di Irak, aksi protes masih berlangsung sejak awal Oktober lalu, namun Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi menolak mundur, dan menggantungkan suksesi pada kesepakatan berbagai elemen politik. Dia mengingatkan bahwa pengunduran diri tanpa “alternatif cepat dan cepat” akan membuat masa depan Irak yang kaya minyak justru menjadi semakin tidak jelas.

Sebagai bagian dari upaya partai-partai yang berkuasa untuk menahan gelombang protes, pemerintah Irak telah mengadopsi serangkaian langkah reformasi di beberapa bidang.

Baca: Polisi Irak akan Tindak Tegas Para Perusuh

Dewan Perwakilan Rakyat Irak juga telah membentuk sebuah komite untuk mempertimbangkan amandemen konstitusi 2005, namun ditolak oleh pengunjuk rasa yang mencoba untuk memaksakan pembangkangan sipil dengan menutup lembaga-lembaga pemerintahan dan ekonomi.

Meskipun sedikitnya 275 pengunjuk rasa tewas dan lebih dari 12.000 lainnya cidera, serta terdapat kerugian sebesar US$ 6 miliar, menurut angkatan bersenjata, para pengunjuk rasa tetap bersikukuh pada perang melawan korupsi dan penindakan terhadap para koruptor, serta mundurnya pemerintah yang telah berkuasa sejak Oktober 2018. (mm/railayoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account