Menlu Iran:  Netanyahu Susul Trump, Pompeo dan Bolton di Sampah Sejarah

0
366

Menlu Iran, M. Javad Zarif. Sumber foto: Tasnim

Teheran, LiputanIslam.com –  Menlu Iran Mohammad Javad Zarif meledek Benjamin Netanyahu yang baru tersingkir dari jabatannya sebagai perdana menteri Israel akibat kegagalannya membentuk pemerintahan.

Zarif mengaitkan nasib Netanyahu itu dengan nasib para mantan pemain besar lain yang telah menghabiskan banyak waktunya selama menjabat untuk melampiaskan permusuhannya terhadap Iran, yaitu mantan presiden AS Donald Trump, mantan menlu AS Mike Pompeo dan mantan penasehat presiden AS John Bolton.

Dia menyebut Netanyahu sudah menyusul mereka di “sampah sejarah”, sementara Iran masih tegak berdiri.

“Netanyahu telah bergabung dengan perjalanan memalukan dari rekan-rekannya yang anti-Iran—Bolton, Trump, dan Pompeo—ke dalam tong sampah sejarah. Iran terus berdiri tegak,” cuitnya di Twitter, Kamis (3/6).

Menurut Menlu Iran, nasib demikian juga telah dialami oleh orang-orang yang pernah berusaha mencelakakan bangsa Iran sepanjang ribuan tahun sejarah.

“Takdir ini telah berulang selama beberapa milenium bagi semua orang yang ingin menyakiti Iran,” lanjutnya.

“Sudah tiba saatnya untuk mengubah arah,” pungkasnya.

Benjamin Netanyahu, 71 tahun, merupakan sosok politisi ulung pada generasinya. Dia terpilih sebagai perdana menteri Israel untuk pertama kalinya pada tahun 1996, dan meraih jabatan itu lagi pada tahun 2009 sampai tersingkir pada Kamis kemarin manakala dia juga harus berurusan dengan hukum atas dugaan menerima suap, melakukan penipuan dan melanggar amanat. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Resmi, Netanyahu Lengser usai Menjabat PM Israel selama 12 Tahun

Media Israel: Tel Aviv-lah yang Menghendaki Gencatan Senjata dengan Gaza

DISKUSI: