Resmi, Netanyahu Lengser usai Menjabat PM Israel selama 12 Tahun

0
386

TelAviv,LiputanIslam.com-Media-media melaporkan bahwa Ketua Partai Yesh Atid, Yair Lapid akhirnya menyetujui Partai Arab Bersatu untuk bergabung dengan aliansi pembentukan Kabinet Israel.

Lapid, yang menerima mandat dari Presiden Israel untuk membentuk Kabinet, memiliki waktu hingga pukul 23.59 Rabu waktu setempat untuk mengumumkan apakah dia bisa membentuk Kabinet atau tidak. Jika tidak mampu, maka mandatnya akan diberikan kepada Parlemen Israel (Knesset).

Al-Jazeera melaporkan, Lapid telah menulis surat kepada Presiden Israel dan memberitahunya bahwa ia bisa membentuk Kabinet dengan persetujuan 7 partai.

Partai-partai anggota Koalisi telah menandatangani kesepakatan baru, yang berkaitan dengan jabatan Perdana Menteri Bergilir antara Lapid dan Naftali Bennett untuk menggantikan Netanyahu.

Menurut laporan Sputnik, Kantor Kepresidenan Israel mengumumkan, Bennett selaku Ketua Partai Yamina akan menjabat sebagai Perdana Menteri selama 2 tahun ke depan, sementara Lapid akan menggantikannya setelah itu hingga tahun 2025.

Media-media Zionis menyebut pembentukan Kabinet baru ini sebagai akhir riwayat Benyamin Netanyahu, setelah ia menjabat Perdana Menteri Israel selama 12 tahun terakhir. (af/fars)

Baca Juga:

Dua Pejuang Palestina Gugur Terkena Ledakan di Jalur Gaza

Ini Alasan Banyak Pihak di Irak yang Musuhi al-Hashd al-Shaabi

 

DISKUSI: