Quds, LiputanIslam.com – Media Israel melaporkan bahwa Israel dan Turki mengadakan pembicaraan intensif untuk menyelenggarakan pertemuan puncak antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Israel Yair Lapid.
Website Israel Walla, Rabu (7/9), melaporkan bahwa otoritas Turki sedang melakukan kontak intensif dengan mitra Turki mereka demi mengupayakan penyelenggaraan pertemuan antara Erdogan dan Lapid di sela-sela Majelis Umum PBB dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.
Menurut Walla, pertemuan itu akan menjadi pertemuan pertama Erdogan dengan seorang perdana menteri Israel sejak 2008. Erdogan sendiri ketika menjabat perdana menteri pernah bertemu dengan perdana menteri Israel saat itu, Ehud Olmert, di Ankara,ibu kota Turki.
Walla mengklaim bahwa dalam kunjungan ke Turki itu Olmert juga melakukan pembicaraan telepon tidak langsung dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan mediasi Erdogan demi tujuan mencapai terobosan kongkret dalam hubungan antara Suriah dan Israel.
Namun, lanjut Walla, karena tentara Israel melancarkan perang besar-besaran di Jalur Gaza pada Desember 2008 pembicaraan itu tak selesai, dan bahkan terjadi kemerosotan serius dalam hubungan antara Ankara dan Tel Aviv.
Walla juga menyebutkanbahwa Erdogan telah dua kali mengadakan pembicaraan dengan Lapid dalam dua bulan terakhir. Pada kali pertama, Presiden Turki mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Israel atas pelaksanaan tugasnya, sementara kali kedua terjadi tak lama setelah pengumuman normalisasi hubungan antara Tel Aviv dan Ankara.
Media Israel lain, Kan, juga melaporkan bahwa upaya sedang dilakukan untuk mengatur pertemuan antara Lapid dan Erdogan di sela-sela Majelis Umum PBB sebagai tanda lebih lanjut dari hangatnya hubungan Israel dan Turki.
Lapid dan Erdogan adalah dua di antara 157 pemimpin dunia yang pada bulan September ini akan menghadiri pertemuan tatap muka pertama kalinya di Majelis Umum PBB sejak pandemi COVID-19 dimulai pada awal tahun 2020. (mm/raialyoum/ti)
Baca juga: