Media Israel Laporkan Masuknya Pesawat Pribadi dari Saudi ke Bandara Ben Gurion

0
241

TelAviv, LiputanIslam.com –  Sebuah pesawat pribadi yang berangkat dari Riyadh, ibu kota Arab Saudi, telah tiba di Bandara Ben Gurion, Israel. Demikian diungkap oleh koresponden bidang militer saluran Kan yang berbasis di Israel, Itay Blumenthal.

Blumenthal di halaman Twitter-nya, Jumat (19/11), menyebutkan pesawat itu juga mengadakan transit diplomatik di Amman, ibu kota Yordania.

Dalam postingannya itu dia melampirkan gambar rute penerbangan pesawat pribadi itu disertai komentar: “Tak bisa dijelaskan, ada sesuatu yang terjadi pada penerbangan: Pesawat eksekutif (CS-CHE) tiba malam ini di Bandara Ben Gurion di Arab Saudi dengan pemberhentian “diplomatik” di Amman.”

Beberapa hari sebelumnya, situs Yedioth Ahronoth memuat beberapa informasi tentang kunjungan sekira 20 pemimpin Yahudi dari berbagai negara bagian Amerika Serikat (AS) ke Riyadh dan pertemuan mereka dengan para pejabat Saudi, termasuk sedikitnya enam menteri dan wakil senior keluarga Kerajaan Saudi, belakangan ini.

Situs media Israel itu menyebutkan, “Para pemimpin Yahudi itu berkunjung ke Riyadh atas undangan Saudi dan dengan restu Presiden AS Joe Biden, dan itu terjadi setelah kunjungan pejabat Uni Emirat Arab ke Riyadh untuk penguatan Perjanjian Abraham (perjanjian normalisasi hubungan dengan Israel – red.).”

Pada April lalu Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan dalam wawancara dengan CNN mengatakan, “Pemulihan posisi Israel di dalam kawasan ini akan menghasil banyak manfaatkan bagi kawasan secara keseluruhan, dan juga akan sangat bermanfaat dari segi ekonomi dan sosial, demikian pula dari aspek keamanan.”

Dia juga menyebut Perjanjian Abraham “bertumpu pada tema kemajuan proses perdamaian antara Israel dan Palestina”.

Saudi secara resmi belum menjalin atau menormalisasi hubungan dengan Israel, namun berbagai laporan menyebutkan keduanya menjalin komunikasi dan hubungan secara diam-diam. Saudi juga tampak sangat berhasrat menormalisasi hubungan, namun juga terlihat masih waswas terhadap reaksi yang akan bermunculan dari dunia Arab dan Israel jika normalisasi itu terjadi. (mm/alalam/twitter)

Baca juga:

Iran, Hamas dan Ansarullah Yaman Kecam Terorisasi Hamas oleh Inggris

Satu Tahanan Palestina Gugur, Pihak Palestina Menyebutnya Akibat Pembunuhan Disengaja

DISKUSI: