Iran, Hamas dan Ansarullah Yaman Kecam Terorisasi Hamas oleh Inggris

0
209

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian mengecam keputusan Inggris menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris, dan menyebutnya sebagai distorsi fakta.

“Kami mencela keputusan Inggris mengumumkan gerakan perlawanan rakyat Hamas sebagai organisasi teroris, hak Palestina tak dapat dilancangi dengan pengelabuan dan distorsi fakta,” ungkap Abdollahian di Twitter, Jumat (29/11).

Dia menambahkan, “Solusi politik satu-satunya untuk Palestina terletak pada pelaksanaan referendum di antara semua penduduk aslinya.”

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Inggris Priti Patel mengumumkan pihaknya telah mengambil tindakan untuk pelarangan aktivitas Hamas di Inggris.

Hamas mengecam keputusan itu dan meminta kepada masyarakat internasional berhenti menerapkan “standar ganda” terhadap Hamas.

Dalam sebuah statemennya, Hamas menyatakan, “Sayang sekali, Inggris masih berkelanjutan dalam kesesatan lamanya; alih-alih meminta maaf dan membenahi kesalahan historisnya terhadap hak bangsa Palestina, baik dalam perjanjian cela Balfour maupun mandat Inggris yang telah menyerahkan tanah Palestina kepada gerakan Zionisme, Inggris malah membela agresor dan menumbalkan korban.”

Tokoh Hamas Sami Abu Zuhri di Twitter menyatakan, “Keputusan Inggris ini merupakan pemihakan secara mutlak kepada rezim pendudukan Israel, dan ketundukan kepada dikte dan hasutan Israel.”

Ansarullah (Houthi) di Yaman juga angkat bicara dengan mengutuk terorisasi Hamas oleh Inggris. Anggota Dewan Tinggi Politikk Yaman Mohammad Ali Al-Houthi di Twitter menyatakan,  “Kami mengutuk terorisasi Hamas, meski hal ini tak mengherankan ketika dilakukan Inggris yang notabene pendiri rezim pendudukan (Israel).”

Dia menambahkan, “Tindakan Inggris ini dilakukan bersamaan dengan peringatan Deklarasi Balfour serta merupakan konfirmasi atas berlanjutnya dukungan Inggris kepada rezim penjahat itu.” (mm/alalam/raialyoum/fna)

Baca juga:

Satu Tahanan Palestina Gugur, Pihak Palestina Menyebutnya Akibat Pembunuhan Disengaja

Teheran Sepelekan Kelompok “Barat-Arab” Anti-Iran

DISKUSI: