Maroko Mulai Digoyang Demo Anti-Normalisasi Hubungan dengan Israel

0
144

Rabat, LiputanIslam.com  Puluhan aktivis di Maroko melakukan aksi duduk di depan gedung parlemen untuk memrotes dugaan “pelecehan seksual dan korupsi” yang terjadi di Kedubes Israel di Raba, ibu kota Maroko.

Massa dalam aksi duduk yang diserukan oleh Kelompok Aksi Nasional untuk Palestina itu meneriakkan yel-yel yang menyerukan penutupan Kedubes Israel di Rabat.

Massa juga mendesak otoritas Rabat membuka penyelidikan atas tuduhan “pelecehan seksual terhadap para wanita Maroko.” Massa juga membawa spanduk-spanduk bertuliskan dukungan kepada Palestina dan tuntutan penghentian normalisasi dengan Rezim Zionis Israel.

Selasa lalu, Kementerian Luar Negeri Israel menarik dubesnya untuk Maroko, David Govrin, atas dugaan “pelecehan seksual dan korupsi,” menurut surat kabar Israel Yedioth Ahronoth.

Kemarin, Kamis, pemerintah Maroko membantah telah membahas dugaan “pelecehan seksual dan korupsi” yang terjadi di Kedubes Israel.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers usai pertemuan pemerintah di ibu kota, Rabat, yang diadakan oleh juru bicaranya, Mustapha Baitas.

“Pemerintah tidak membahas masalah ini dalam pertemuannya,” kata Baitas saat menanggapi pertanyaan tentang ini.

Senin lalu, saluran resmi Israel Kan mengungkapkan bahwa Kementerian Luar Negeri Israel membuka penyelidikan atas “kecurigaan serius” yang terjadi di Kedubes Israel di Rabat, termasuk tuduhan “eksploitasi wanita oleh seorang pejabat senior, pelecehan seksual, kejahatan moral dan konflik tajam antar diplomat.”

Kan menyebutkan bahwa “jika tuduhan ini terbukti benar, maka ini mungkin merupakan insiden diplomatik yang serius dalam hubungan sensitif antara Israel dan Maroko.” Tidak ada komentar dari otoritas  Maroko mengenai hal ini saat itu.

Pada 10 Desember 2020, Israel dan Maroko mengumumkan dimulainya kembali hubungan diplomatik antara kedua setelah penangguhan pada tahun 2000. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Tentara Israel akan Selenggarakan Konferensi yang Melibatkan Para Petinggi Militer Arab

Heboh Pelecehan Seksual, Israel Pulangkan Dubesnya untuk Maroko

DISKUSI: