Ledakan Bom Tewaskan Sedikitnya 35 Orang di Baghdad, ISIS Mengaku Bertanggungjawab

0
251

Baghdad, LiputanIslam.com –  Menjelang Idul Adha, sedikitnya 35 orang tewas dan 60-an orang lainnya menderita luka akibat ledakan bom bunuh diri di sebuah pasar di kota Sadr di pinggiran timur Baghdad, ibu kota Irak.

Kelompok teroris ISIS melalui saluran-salurannya di aplikasi Telegram mengaku bertanggungjawab atas serangan keji tersebut, dan menyatakan bahwa pelakunya adalah seorang anggota ISIS yang berjulukan Abu Hamzah Al-Iraqi.

Sumber-sumber keamanan dan kedokteran mencatat jumlah korban tewas sedikitnya 35 orang dan korban luka 60-an orang. Ledakan itu terjadi di Pasar Wahailat di kota yang ditempati oleh ulama berpengaruh Syiah Sayid Moqtada Sadr.

Sumber keamanan menyebutkan bahwa di antara para korban tewas terdapat sedikitnya tujuh anak kecil, sehingga lembaga Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menyatakan, “Aksi keji menjelang Idul Adha ini mengingatkan sejauh mana kekerasan mengerikan masih dialami oleh anak-anak kecil di Irak.”

Presiden Irak Barham Salih di Twitter menyebut serangan itu sebagai “kejahatan keji yang tak akan pernah menentramkan pikiran kita kecuali dengan terberantasnya terorisme yang pengecut dan penuh kedengkian itu dari akarnya”.

Menurut sebuah pernyataan militer Irak, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi menahan komandan resimen polisi federal yang bertanggung jawab atas area pasar itu. Dilaporkan pula bahwa penyelidikan atas peristiwa ini sudah dimulai. (mm/raialyoum/aljazeera)

Baca juga:

Kelompok Pejuang Irak: Tak Ada Tempat Aman Bagi Pasukan AS di Irak

AS Dikabarkan Enggan Menarik Pasukannya dari Irak karena Dipaksa

DISKUSI: