Kota Ma’rib di Yaman Hampir Jatuh ke Tangan Pasukan Ansarullah, Efek Domino akan Terjadi

0
98

Sanaa, LiputanIslam.com – Kota Ma’rib yang menjadi titik penghubung semua provinsi di Yaman dan benteng bagi Sanaa, ibu kota negara ini, sudah hampir jatuh ke tangan tentara Yaman dan para pejuang Lijan Shaabiyah yang berafiliasi dengan Gerakan Ansarullah (Houthi).

Kepala Badan Intelijen Militer Yaman Brigjen Abdullah al-Hakim, Ahad (12/07/2020), menyatakan bahwa tentara Yaman dan para pejuang Lijan Shaabiyah sudah mencapai kawasan sekitar kota Ma’rib, ibu kota Provinsi Ma’rib, dan tak lama lagi akan memasukinya.

Dia memperingatkan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi untuk tidak mencoba menyerang fasilitas minyak Ma’rib, karena tentara Yaman dan Lijan Shaabiyah sanggup membalas menyerang serta menghancurkan secara total fasiltas minyak dan perekonomian musuhnya serta memiliki bank sasaran-sasaran penting di Saudi, Uni Emirat Arab, dan bahkan Tel Aviv di Israel.

Ma’rib selama ini menjadi ujung tombak bagi pasukan koalisi di Yaman serta pusat komando pasukan bayaran. Akibat perilaku dan pelanggaran mereka terhadap hak penduduk setempat, komunitas-komunitas suku Qaramish mengumumkan mobilisasi umum untuk melawan kejahatan pasukan bayaran terhadap klan Sabi’iyan di daerah Wadi Ubaidah di mana pasukan bayaran telah melakukan pembunuhan secara sadis terhadap anggota klan tersebut.

Sejak awal tahun ini Provinsi Ma’rib diwarnai pertempuran sengit di semua lini yang membuat  distrik Nihm dan kemudian kota Hazm al-Jawf jatuh ke tangan Ansarullah. Dengan demikian kubu lawan mereka semakin terusir jauh Sanaa, dan hanya tersisa sedikit kawasan yang belum mereka kuasai di Provinsi Ma’rib.

Baca: Komandan Pasukan Pro-Saudi di Yaman Tewas Diserang Drone Ansarullah

Para pengamat menyebutkan bahwa pertempuran yang tersisa di Ma’rib akan berefek domino, yakni akan disusul dengan jatuhnya ke tangan Ansarullah semua kawasan yang selama ini dikuasai oleh kubu lawannya di Jawf di utara dan Bayda di selatan.

Baca: Militer Yaman Umumkan Niatnya Serang Istana Saudi

Kubu agresor berusaha menebus kerugian mereka, tapi dengan cara melancarkan serangan udara secara membabi buta pada Ahad malam hingga menjatuhkan korban tewas dan luka yang sebagian besarnya adalah wanita dan anak kecil serta menimbulkan kerugian materi dalam jumlah besar di distrik Washhah, provinsi Hajjah. (mm/alalam)

DISKUSI: